Gubernur Bank Sentral Ukraina Minta Sanksi ke Rusia Ditambah, Ini Daftarnya

Jum'at, 11 Maret 2022 - 11:29 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Setelah Kapal Pesiar Mewah, Kini Jet Pribadi Miliarder Rusia Jadi Target Perburuan

Lebih lanjut Shevchenko mengaku, menyadari betapa sulitnya keputusan melepas Rusia bagi mitra Barat-nya karena bisa mengorbankan pasokan energi. "Tapi kita harus bekerja sama untuk menemukan dan menggunakan semua alat yang mungkin untuk menghentikan pembunuhan dan penderitaan yang semakin meluas yang disebabkan Rusia di Ukraina," ajaknya.

Tantangan Menjaga Sistem Keuangan

Shevchenko juga menggambarkan beberapa tantangan untuk menjaga sistem keuangan Ukraina tetap berjalan selama perang. Ia mengatakan, stafnya bekerja tiada henti dan banyak yang berlindung di bunker bawah tanah untuk menghindar dari pemboman.

Namun dia mengatakan, pembayaran elektronik dan ATM masih berfungsi, dan uang tunai dikirim ke mana-mana kecuali zona tempur aktif. "Saya dapat dengan bangga mengatakan bahwa sistem perbankan Ukraina tetap stabil dan likuid bahkan di bawah darurat militer," jelasnya.

"Ini adalah waktu yang sangat sulit bagi setiap orang Ukraina, baik untuk rakyat dan negara. Bank Nasional Ukraina melakukan segala daya untuk mendukung Ukraina, para pembelanya, dan penduduk yang terkena dampak agresi Rusia," jelasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved