Pesawat China Eastern Airlines Jatuh, Boeing Jadi Sorotan

Rabu, 23 Maret 2022 - 08:06 WIB
loading...
A A A
Pembuat pesawat AS, Boeing mengatakan, pihaknya membantu penyelidikan di China dan berkomunikasi dengan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS. Kepala Eksekutif Boeing, David Calhoun mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi erat dengan pelanggan dan otoritas terkait sejak kecelakaan itu.

"Dan kami telah menawarkan dukungan penuh dari para ahli teknis kami untuk penyelidikan yang dipimpin oleh Administrasi Penerbangan Sipil China," ujar David Calhoun.

Dia menambahkan, bahwa perusahaan akan melakukan "semua yang kami bisa untuk mendukung pelanggan kami dan penyelidikan kecelakaan selama masa sulit ini, dipandu oleh komitmen kami terhadap keselamatan, transparansi, dan integritas di setiap langkahnya".

Ada 4.208 pesawat penumpang Boeing 737-800 yang beroperasi, menurut perusahaan analisis penerbangan Cirium, dengan lebih dari seperempatnya berbasis di China. Boeing 737-800, yang pertama kali diproduksi pada akhir 1990-an, memiliki catatan keselamatan yang kuat.

Pesawat yang jatuh pada awal pekan kemarin, terpantau berusia kurang dari tujuh tahun. Penyelidik masih menentukan, alasan kecelakaan di daerah berhutan perbukitan Guangxi dan akan mencari perekam penerbangan "kotak hitam" pesawat untuk mendapatkan informasi.

Baca Juga: Semua Penumpang China Eastern Airlines yang Jatuh Dipastikan Tewas

Boeing telah berusaha untuk pulih dari dua kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat 737 MAX-nya yang merenggut nyawa 346 penumpang dan awak maskapai. Sementara itu seorang analis di bank investasi Cowen, Cai von Rumohr mengatakan, kecelakaan itu akan mempengaruhi kepercayaan konsumen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Timbal Balik Negosiasi...
Timbal Balik Negosiasi Tarif Trump, Danantara Bakal Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp227 T
Pesan 25 Pesawat Boeing,...
Pesan 25 Pesawat Boeing, Cara Bangladesh Mengurangi Tarif AS
10 Kecelakaan Pesawat...
10 Kecelakaan Pesawat yang Paling Mematikan 25 Tahun Terakhir, 2 Milik Malaysia
Terlambat Boarding 10...
Terlambat Boarding 10 Menit, Mahasiswi Ini Selamat dari Tragedi Kecelakaan Pesawat Air India
Qatar Airways Pesan...
Qatar Airways Pesan 160 Pesawat Boeing saat Kunjungan Trump, Nilainya Rp1.571 Triliun
Maskapai Penerbangan...
Maskapai Penerbangan China dan Boeing Paling Parah Kena Hantam Tarif Trump
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Rekomendasi
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved