Akselerasi Ekonomi, Relaksasi PPnBM Dorong Sektor Otomotif Pulih Lebih Cepat

Kamis, 31 Maret 2022 - 17:59 WIB
loading...
Akselerasi Ekonomi,...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka pameran otomotif IIMS Hybrid 2022 di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Kamis (31/3/2022). FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Kinerja penjualan produk industri otomotif roda empat di tengah pandemi Covid-19 mengalami tantangan yang cukup berarti. Untuk meningkatkan permintaan dan dalam upaya menjaga keberlangsungan industri otomotif serta mendorong peningkatan local purchase, sejak tahun 2021 hingga saat ini, Pemerintah telah memberlakukan kebijakan Insentif PPnBM Kendaraan Bermotor yang menjadi bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Realisasi insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) di tahun 2021 tercatat sebesar Rp4,63 triliun atau 133,8% dari pagu awal Rp3,46 triliun. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan mulai pulihnya market demand. Untuk tahun 2022 sendiri, insentif yang diberikan telah terealisasi sebesar Rp15,8 miliar.

Baca Juga: PPnBM dan 2 Faktor Ini Bisa Bikin Industri Otomotif Bangkit di Tahun 2022

Melalui kebijakan relaksasi PPnBM, kinerja penjualan mobil kembali menguat. Penjualan mobil selama Februari 2022 tercatat sebesar 81,23 ribu unit atau naik sekitar 65,09% (yoy) jika dibandingkan bulan Februari 2021. Selain itu, tren positif ini juga dialami oleh kinerja penjualan kendaraan roda dua. Pada tahun 2021 penjualan kendaraan roda dua tercatat sebesar 5,1 juta unit untuk domestik dan 810 ribu unit untuk ekspor.

Untuk mendorong dan mengakselerasi konsumsi serta peningkatan utilitas industri otomotif di tahun 2022, Pemerintah kembali melanjutkan relaksasi atas PPnBM-DTP bagi kendaraan bermotor dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 5 Tahun 2022.
Pemerintah telah memutusan untuk memberikan insentif pengurangan PPnBM 100% bagi
pembelian KBM-R4 dengan segmen harga jual (on the road price) di bawah 200 juta (LCGC) hingga Q1 2022 dan akan berlanjut hingga Q4 dengan pengurangan PPnBM secara proporsional. Serta insentif pengurangan PPnBM 50% untuk KBM-R4 dengan segmen harga jual antara 200 sampai dengan 250 juta hingga Q1 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Gap Dagang Puluhan Miliar...
Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
Rupiah Rp17.600 per...
Rupiah Rp17.600 per Dolar AS, Airlangga Beberkan Alasan Tak Sama dengan Memori Kelam Krisis 1998
Menko Airlangga Tepis...
Menko Airlangga Tepis Penundaan Ekspor Komoditas via Danantara: Tetap 1 Juni 2026
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
The Elite Showcase 2026...
The Elite Showcase 2026 Siap Digelar di ICE BSD, Hadirkan Legenda Motorsport
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved