80 Juta Orang Mudik, Kemenhub Tindak Oknum yang Mainkan Tarif Bus

Jum'at, 08 April 2022 - 14:11 WIB
loading...
80 Juta Orang Mudik,...
Oknum operator bus bisa saja menaikkan harga tiket jelang Lebaran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan menindak tegas sejumlah oknum penjual tiket bus di atas harga yang telah ditentukan. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya bakal memberikan sanksi berupa surat peringatan hingga pencabutan izin bagi mitra yang melanggar aturan.

Baca juga: Simak, Aturan Khusus Angkutan Barang pada Masa Mudik Lebaran 2022

“Harga tiket bus sudah kita atur. Tarifnya tidak boleh melebihi dari batas atas yang telah kita tentukan,” kata Budi Setiyadi kepada Wartawan di Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Menurut Budi, saat ini Kemenhub sedang mengamati sejumlah event organizer atau EO yang ambil bagian dalam angkutan Lebaran. Mereka datang dengan sejumlah tawaran pelayanan kepada para penumpang.

“Pemerintah khususnya Dirten Hubdat tengah menyoroti bus pariwisata yang saat ini telah dikoordinasi oleh sejumlah EO. Jadi mereka ada yang mengkoordinasiikan dengan tarif bus yang mahal, macam-macam pelayanannya,” ungkap Budi.



Budi pun sudah menegur mereka karena akan mengubah tatanan pertarifan di angkutan bus. Selain itu juga terkait dengan keselamatan para penumpang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Ungkap Risiko, MODANTARA...
Ungkap Risiko, MODANTARA Minta Batas Potongan Platform 8% Ditinjau Kembali
Potongan Aplikator Ojol...
Potongan Aplikator Ojol Turun Jadi 8%, Ini Kata Grab dan Goto
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Rekomendasi
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved