Impor Tekstil hingga Baja Masih Tinggi, Luhut: Bisa Matikan Industri Lokal
Selasa, 12 April 2022 - 08:48 WIB
loading...
Menko Luhut Binsar Pandjaitan menyayangkan, saat ini Indonesia masih banyak melakukan impor tekstil hingga baja. Dimana menurutnya hal itu bisa memastikan industri lokal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyayangkan, saat ini Indonesia masih banyak melakukan impor tekstil . Menurutnya apabila kebiasaan ini terus dilakukan, maka industri lokal bakat menurun bahkan bisa mati.
Hal tersebut disampaikan Menko Marves Luhut di acara Business Matching tahap kedua oleh Kemenkop UMKM, di Kawasan Smesco Indonesia Jakarta, Senin (11/4) kemarin.
“Tadi kita lihat tekstil ternyata masih banyak sekali impornya, bisa mati nanti industri tekstil kita," kata Menko Luhut dalam acara Showcase dan Business Matching yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, dikutip Selasa (12/4/2022).
Baca Juga: Harga-harga Serba Naik, Luhut: Jangan Ribut-ribut! Kita Akan Kucurkan Subsidi
Menurut Luhut, bakkan untuk saat ini impor produk baja pun masih tinggi. Padahal, menurut dia banyak pemain lokal yang mampu membuat produk baja berkualitas.
"Tadi baja masih banyak impor, mematikan industri baja kita nanti padahal kita sudah bisa produksi," ujarnya.
Baca Juga: Luhut: Enggak Perlu Ribut, Sepanjang Presiden Tak Korupsi Ya Sudah
Hal tersebut disampaikan Menko Marves Luhut di acara Business Matching tahap kedua oleh Kemenkop UMKM, di Kawasan Smesco Indonesia Jakarta, Senin (11/4) kemarin.
“Tadi kita lihat tekstil ternyata masih banyak sekali impornya, bisa mati nanti industri tekstil kita," kata Menko Luhut dalam acara Showcase dan Business Matching yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, dikutip Selasa (12/4/2022).
Baca Juga: Harga-harga Serba Naik, Luhut: Jangan Ribut-ribut! Kita Akan Kucurkan Subsidi
Menurut Luhut, bakkan untuk saat ini impor produk baja pun masih tinggi. Padahal, menurut dia banyak pemain lokal yang mampu membuat produk baja berkualitas.
"Tadi baja masih banyak impor, mematikan industri baja kita nanti padahal kita sudah bisa produksi," ujarnya.
Baca Juga: Luhut: Enggak Perlu Ribut, Sepanjang Presiden Tak Korupsi Ya Sudah
Lihat Juga :