Siap-siap! Bos Bank Dunia Peringatkan Resesi Global di Depan Mata
Jum'at, 27 Mei 2022 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
Bulan lalu, Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk tahun ini hampir satu poin persentase penuh, menjadi 3,2%. PDB (produk domestik bruto) merupakan elemen untuk mengukuran pertumbuhan ekonomi. PDB adalah salah satu cara terpenting untuk melihat seberapa baik atau buruk kinerja ekonomi.
PDB membantu bisnis untuk menilai kapan harus memperluas dan merekrut lebih banyak pekerja atau berinvestasi lebih sedikit dan memotong tenaga kerja mereka. Pemerintah juga menggunakannya untuk memandu keputusan dalam segala hal, mulai dari pajak dan pengeluaran. Ini adalah ukuran utama, bersama dengan inflasi, bagi bank sentral ketika mempertimbangkan apakah akan menaikkan atau menurunkan suku bunga atau tidak.
Malpass juga mengatakan bahwa banyak negara Eropa masih terlalu bergantung pada Rusia untuk minyak dan gas. Bahkan ketika negara-negara Barat terus maju dengan rencana untuk mengurangi ketergantungan mereka pada energi Rusia.
Pada sebuah acara virtual yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS, dia juga menekankan bahwa langkah Rusia untuk memotong pasokan gas dapat menyebabkan perlambatan substansial di wilayah Eropa. Dia mengatakan harga energi yang lebih tinggi sudah membebani Jerman, yang merupakan ekonomi terbesar di Eropa dan terbesar keempat di dunia.
Negara-negara berkembang juga terpengaruh oleh kekurangan pupuk, makanan dan energi. Malpass juga menyuarakan keprihatinan tentang penguncian di beberapa kota besar di China--termasuk pusat keuangan, manufaktur dan pengiriman Shanghai--yang katanya masih memiliki konsekuensi atau dampak terhadap perlambatan pada dunia.
"China sudah mengalami beberapa kontraksi real estat, sehingga perkiraan pertumbuhan China sebelum invasi Rusia telah melemah secara substansial untuk 2022. Kemudian gelombang Covid menyebabkan penguncian yang semakin mengurangi ekspektasi pertumbuhan untuk China,” tambahnya.
PDB membantu bisnis untuk menilai kapan harus memperluas dan merekrut lebih banyak pekerja atau berinvestasi lebih sedikit dan memotong tenaga kerja mereka. Pemerintah juga menggunakannya untuk memandu keputusan dalam segala hal, mulai dari pajak dan pengeluaran. Ini adalah ukuran utama, bersama dengan inflasi, bagi bank sentral ketika mempertimbangkan apakah akan menaikkan atau menurunkan suku bunga atau tidak.
Malpass juga mengatakan bahwa banyak negara Eropa masih terlalu bergantung pada Rusia untuk minyak dan gas. Bahkan ketika negara-negara Barat terus maju dengan rencana untuk mengurangi ketergantungan mereka pada energi Rusia.
Pada sebuah acara virtual yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS, dia juga menekankan bahwa langkah Rusia untuk memotong pasokan gas dapat menyebabkan perlambatan substansial di wilayah Eropa. Dia mengatakan harga energi yang lebih tinggi sudah membebani Jerman, yang merupakan ekonomi terbesar di Eropa dan terbesar keempat di dunia.
Negara-negara berkembang juga terpengaruh oleh kekurangan pupuk, makanan dan energi. Malpass juga menyuarakan keprihatinan tentang penguncian di beberapa kota besar di China--termasuk pusat keuangan, manufaktur dan pengiriman Shanghai--yang katanya masih memiliki konsekuensi atau dampak terhadap perlambatan pada dunia.
"China sudah mengalami beberapa kontraksi real estat, sehingga perkiraan pertumbuhan China sebelum invasi Rusia telah melemah secara substansial untuk 2022. Kemudian gelombang Covid menyebabkan penguncian yang semakin mengurangi ekspektasi pertumbuhan untuk China,” tambahnya.
Lihat Juga :