PRJ 2022 Kembali Digelar di Kemayoran, Bidik Total Transaksi Rp7 Triliun
Senin, 06 Juni 2022 - 17:05 WIB
loading...
Persiapan Pekan Raya Jakarta 2022. FOTO/SINDOnews/Hasiholan Siahaan
A
A
A
JAKARTA - Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2022 kembali digelar secara offline di JIExpo Kemayoran , Jakarta. Total transaksi Jakarta Fair tahun ini ditargetkan mencapai Rp7 triliun.
"Tahun lalu transaksi mencapai Rp7 triliun. Tahun ini saya yakin beda-beda tipis," kata Direktur Marketing JIExpo Ralph Scheunemann dalam konferensi pers Jakarta Fair, di Jakarta, Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Event-Event Paling Dirindukan di Jakarta, Idaman Para Perantau!
Ralph berharap gelaran PRJ 2022 turut mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di Jakarta. Hal itu mengingat event-event sebelumnya seperti IIMS maupun BigBang disambut antusias masyarakat.
Belum lagi multiplier effect yang diciptakan seperti penciptaan lapangan kerja
Kita mempersiapkan tenaga kerja dari persiapan rangkaian acara Jakarta Fair hingga pembongkaran kurang lebih 30-40 ribu tenaga kerja terserap.
"Mulai dari SPG, kontraktor, cleaning service dan seterusnya. Itu kontribusi kita khusunya untuk Jakarta dalam membantu mengurangi pengangguran," jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pariwisata, KUKM, Perindag, Biro Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Saraswati menambahkan penyelenggara event-event di Jakarta menjadi pendominasi struktur perekonomian Jakarta yang nilainya mencapai 75%. Oleh karena itu, melalui penyelenggara Jakarta Fair diharapkan bisa membantu percepatan pemulihan ekonomi Jakarta maupun menekan angka pengangguran yang sebelumnya banyak terdampak pandemi.
"Tahun lalu transaksi mencapai Rp7 triliun. Tahun ini saya yakin beda-beda tipis," kata Direktur Marketing JIExpo Ralph Scheunemann dalam konferensi pers Jakarta Fair, di Jakarta, Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Event-Event Paling Dirindukan di Jakarta, Idaman Para Perantau!
Ralph berharap gelaran PRJ 2022 turut mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di Jakarta. Hal itu mengingat event-event sebelumnya seperti IIMS maupun BigBang disambut antusias masyarakat.
Belum lagi multiplier effect yang diciptakan seperti penciptaan lapangan kerja
Kita mempersiapkan tenaga kerja dari persiapan rangkaian acara Jakarta Fair hingga pembongkaran kurang lebih 30-40 ribu tenaga kerja terserap.
"Mulai dari SPG, kontraktor, cleaning service dan seterusnya. Itu kontribusi kita khusunya untuk Jakarta dalam membantu mengurangi pengangguran," jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pariwisata, KUKM, Perindag, Biro Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Saraswati menambahkan penyelenggara event-event di Jakarta menjadi pendominasi struktur perekonomian Jakarta yang nilainya mencapai 75%. Oleh karena itu, melalui penyelenggara Jakarta Fair diharapkan bisa membantu percepatan pemulihan ekonomi Jakarta maupun menekan angka pengangguran yang sebelumnya banyak terdampak pandemi.
Lihat Juga :