Gurih! Gaji Bos Pengelola Candi Borobudur Capai Rp121 Juta Per Bulan

Rabu, 08 Juni 2022 - 16:44 WIB
loading...
Gurih! Gaji Bos Pengelola...
Gaji direksi perusahaan pengelola Candi Borobudur mencapai ratusan juta rupiah per bulan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Gara-gara rencana kenaikan harga tiket masuk ke Candi Borobudur mencapai Rp750.000, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC) jadi aktif memberikan berbagai keterangan.

Baca juga: Evita Nursanty: Tiket Masuk Candi Borobudur Rp750.000 Belum Tepat

Sosok yang paling aktif memberikan informasi kepada publik adalah Direktur Utama PT TWC Edy Setijono. Edy menyebut alasan utama pihaknya menaikkan harga cukup signifikan karena pembatasan pengunjung dan konservasi.

“Jadi landasannya adalah kepentingan konservasi. Kebijakan kuota ditetapkan dengan jumlah maksimal 1.200 orang per hari yang boleh naik bangunan Candi Borobudur," urai Edy dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (8/6/2022).

Sebagai direktur utama, Edy menjadi orang nomor satu di dewan eksekutif pengelola Candi Borobudur dan yang paling bertanggung jawab atas pengelolaan kawasan yang kaya akan sejarah itu.

Tanggung jawab Edy yang terbilang besar, juga diimbangi dengan penghasilan yang tidak sedikit. Dikutip dari Laporan Manajemen Perusahaan Tahun 2020, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), untuk posisi direktur utama apabila diakumulasi memiliki gaji ratusan juta rupiah. Besaran gaji itu diterima dari besaran gaji pokok beserta tunjangan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Rekomendasi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved