LTLS Siapkan Dana Rp200 Miliar untuk Lunasi Obligasi

Jum'at, 17 Juni 2022 - 10:49 WIB
loading...
LTLS Siapkan Dana Rp200...
PT Lautan Luas Tbk (LTLS) telah menyiapkan dana untuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap I yang akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) telah menyiapkan dana untuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap I yang akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2022. Sebelumnya obligasi tersebut telah dipergunakan untuk modal kerja Perseroan.

“Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp200 miliar untuk pelunasan Obligasi tersebut,” kata Investor Relations Lautan Luas, Eurike Hadijaya.

Baca Juga: Cetak Laba Rp280 Miliar, LTLS Bagi Dividen Rp70 per Saham

Sebagai catatan, total cash dan bank perseroan per 31 Maret 2022 berjumlah Rp 527 miliar. Sebelumnya, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menaikkan peringkat PT Lautan Luas Tbk (LTLS) dan Obligasi Berkelanjutan II 2017 seri B, Berkelanjutan III 2020 menjadi idA, dari sebelumnya idA-. Mengacu pada hal itu, prospek peringkat Lautan Luas adalah stabil.

Kinerja Positif di Awal Tahun 2022

Pada tahun 2021 LTLS membukukan pendapatan sebesar Rp 6,636 triliun lebih besar 19% daripada tahun sebelumnya. Dengan laba bersih dari perusahaan yang melonjak sebesar 271% dari Rp 75 miliar di tahun 2020 menjadi Rp 279 Miliar pada tahun 2021.

Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk, Indrawan Masrin memaparkan, kinerja positif ini sejalan dengan kemampuan perseroan menjaga ketersediaan produk dengan keunggulan kompetitif dan pengelolaan risiko yang ketat.

“Kinerja positif juga dukung oleh sector distribusi dan manufacturing yang mulai pulih dari dampak covid 19. Kami optimis dapat mencapai target performance di tahun 2022,” kata Indrawan.

Tahun ini LTLS menargetkan pendapatan bisa terdongkrak 10%. Serta untuk laba bersih bisa meningkat 3% sampai dengan 4%. Emiten distribusi bahan kimia tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp6,6 triliun di sepanjang tahun 2021. Capaian itu naik 18,6% dari pendapatan di tahun 2020 yang sebesar Rp5,6 triliun.

Alhasil, Lautan Luas pun mampu membukukan laba periode berjalan sebesar Rp311,4 miliar. Selama 2021, LTLS memfokuskan penjualannya kepada industri Makanan dan Minuman, Personal Home Care dan Air.

Sejalan dengan fokus industri tersebut LTLS berhasil membukukan laba bersih kuartal I-2022 naik 251% menjadi Rp 98 miliar dibandingkan Rp 39 miliar pada tahun sebelumnya.

Kinerja positif LTLS pada kuartal I ditopang oleh pendapatan segmen distribusi yang mencatatkan pertumbuhan 46,8% dan juga sektor manufakturing yang bertumbuh 32,4% dibandingkan pada pendapatan kuartal I tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kinerja LTLS Baik dan Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Selain itu, pertumbuhan ini juga di dukung dengan meningkatnya permintaan bahan baku di industri manufaktur, dan segmen lainnya seiring dengan peningkatan konsumsi di Indonesia.

Indrawan Masrin juga menambahkan pihaknya terus mengkaji potensi investasi di industri kimia terutama peluang pada industri fokus Lautan Luas.

“Kami yakin dengan potensi yang kami miliki dan pasar juga akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu,” pungkasnya.

Sebelumnya, PT Lautan Luas Tbk juga telah menyetujui pembagian dividen sebesar 39% dari Laba bersih perseroan sebesar Rp 108 Miliar pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat 3 Juni 2022 lalu.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Hakim Pengadilan Militer...
Hakim Pengadilan Militer Minta Oditur Hadirkan Ahli Kimia di Sidang Andrie Yunus
Mantan GM Sebut Direktur...
Mantan GM Sebut Direktur CMNP Beri Mandat ke Bhakti Investama untuk Jual Surat Obligasi dan MTN
Pertama Sejak Perang...
Pertama Sejak Perang Dunia II, Negara Uni Eropa Terbitkan Obligasi Perang
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved