Hadapi Dampak Resesi AS, Wamendag Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha
Sabtu, 30 Juli 2022 - 15:30 WIB
loading...
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Resesi ekonomi Amerika Serikat (AS) semakin nyata mengancam perekonomian negara lain. AS secara resmi mengalami resesi setelah ekonomi terkontraksi selama dua kuartal berturut-turut.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, para pelaku usaha saat ini tak lagi bisa hanya berada di comfort zone. Jerry mendorong pelaku usaha ekspansi ke sektor digital.
"Pelaku usaha perlu melihat dan mengambil peluang untuk berekspansi digital menghadapi ancaman resesi global, dengan memanfaatkan platform B2B e-commerce seperti Ralali," ujar Jerry dalam Ralali Executive Talks, baru-baru ini.
Baca Juga: Amerika Resesi, Ini 3 Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Menurutnya e-commerce memiliki peran penting dalam perekonomian domestik. Adapun kontribusi e-commerce ke produk domestik bruto (PDB) Indonesia tahun ini diperkirakan sebesar 2-3 persen.
Para UMKM, kata dia, dapat mengambil peran untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia. Pelaku UMKM diharapkan bersinergi dengan dunia digital. "Pelaku usaha khususnya UMKM dapat mengambil kesempatan itu untuk saling bersinergi dalam menggairahkan dunia digital dengan mendukung perdagangan digital," kata dia.
Sementara itu, CEO & Founder Ralali Group Joseph Aditya menuturkan bahwa sektor digital dinilai mampu menghadapi tantangan ekonomi global saat ini. Para pengusaha dapat mempersiapkan diri untuk cepat beradaptasi menghadapi tantangan global.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, para pelaku usaha saat ini tak lagi bisa hanya berada di comfort zone. Jerry mendorong pelaku usaha ekspansi ke sektor digital.
"Pelaku usaha perlu melihat dan mengambil peluang untuk berekspansi digital menghadapi ancaman resesi global, dengan memanfaatkan platform B2B e-commerce seperti Ralali," ujar Jerry dalam Ralali Executive Talks, baru-baru ini.
Baca Juga: Amerika Resesi, Ini 3 Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Menurutnya e-commerce memiliki peran penting dalam perekonomian domestik. Adapun kontribusi e-commerce ke produk domestik bruto (PDB) Indonesia tahun ini diperkirakan sebesar 2-3 persen.
Para UMKM, kata dia, dapat mengambil peran untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia. Pelaku UMKM diharapkan bersinergi dengan dunia digital. "Pelaku usaha khususnya UMKM dapat mengambil kesempatan itu untuk saling bersinergi dalam menggairahkan dunia digital dengan mendukung perdagangan digital," kata dia.
Sementara itu, CEO & Founder Ralali Group Joseph Aditya menuturkan bahwa sektor digital dinilai mampu menghadapi tantangan ekonomi global saat ini. Para pengusaha dapat mempersiapkan diri untuk cepat beradaptasi menghadapi tantangan global.
Lihat Juga :