Dunia Terancam Resesi, Pemerintah Perkuat Subsidi Jaga Daya Beli Masyarakat

Kamis, 04 Agustus 2022 - 20:03 WIB
loading...
Dunia Terancam Resesi,...
Pemerintah memastikan subsidi APBN digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan subsidi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ancaman resesi global. Hal itu dilakukan untuk menahan tekanan yang timbul dari dampak tersebut.

"APBN akan terus digunakan melindungi daya beli masyarakat. Kenaikan harga BBM, listrik, dan gas, kalau perlu kita tahan, kita tahan dulu. Juga tarif ekspor CPO juga akan kita turunkan, sehingga harga tandan buah segar kelapa sawit bisa naik. Sehingga bisa jadi income bagi petani," jelas Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada acara MNC Forum yang digelar secara daring, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Amerika Resesi, Ini 3 Dampaknya ke Ekonomi Indonesia

Diakuinya, subsidi BBM yang dialokasikan pemerintah diperkirakan akan mencapai Rp502 triliun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan subsidi tahun 2021 sebesar Rp152 triliun. Subsidi itu diambil dari pajak dan pendapatan lainnya yang didapat negera. "Ini strategi jangka pendek yang kami lakukan untuk menjaga ekonomi kita, " ujar dia.

Menurut dia, program pemulihan ekonomi harus terus dijalankan. Namun APBN harus lebih sehat dengan menurunkan defisit. Belanja kementerian juga akan dilakukan efisiensi dengan serius. Tahun ini, pemerintah menargetkan defisit APBN tak lebih dari 4 persen dari PDB. Dengan begitu, keuangan negara akan lebih terjaga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Tembus Rp16,16 Triliun!...
Tembus Rp16,16 Triliun! BRI Sukses Antarkan 118 Ribu Keluarga Punya Rumah Impian
YLKI: Pencabutan Subsidi...
YLKI: Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Berpotensi Rugikan Konsumen
Redenominasi: Sinyal...
Redenominasi: Sinyal Kebijakan atau Sekadar Kosmetik Moneter?
Rekomendasi
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Berita Terkini
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Infografis
Daya Beli Masyarakat...
Daya Beli Masyarakat Tertekan, Jokowi Lanjutkan Program Bansos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved