Mentan SYL: Ekonomi Rakyat Kuat karena Pertanian Bukan Pertambangan

Senin, 08 Agustus 2022 - 13:57 WIB
loading...
Mentan SYL: Ekonomi...
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengharapkan, kontribusi kepala daerah untuk juga mengembangkan sektor pertanian bukan memberikan karpet merah terhadap perusahaan tambang untuk menggarap lahan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai negara agraris ditopang oleh sektor pertanian. Maka sektor pertanian di daerah penting untuk diperkuat sehingga bisa menciptakan ketahanan ekonomi masyarakat bawah.

"Kokoh pertanian, kokoh suatu negara. Provinsi dan kabupaten yang mau maju, majukan pertanian, itu kuncinya. Pak Camat kalau mau perbaiki ekonomi rakyat, perbaiki pertanian," ujar Mentan SYL dalam Webinar bersama Ditjen Tanaman Pangan, Senin (8/8/2022).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4%, Mentan: Sektor Pertanian Selalu Jadi Bantalan

Oleh karenanya Mentan mengharapkan, kontribusi kepala daerah untuk juga mengembangkan sektor pertanian bukan memberikan karpet merah terhadap perusahaan tambang untuk menggarap lahan.

"Saya bekas Lurah, bekas Camat, ekonomi suatu daerah baik karena pertanian, jangan tambang-tambang, kalau tambang selesai, terus diangkat, itu tinggal goa-goa saja, kemudian ada hantu dalam goa," tegas Mentan.

Baca Juga: Ekonom Indef: Pertanian Tumbuh 1,84 Persen, Jadi Bantalan Resesi Selama Pandemi

Kemudia Ia, menjelaskan Indonesia sebagai negara dengan populasi terbanyak ke 4 di dunia tentu bakal membutuhkan pangan yang banyak. Maka dari itu perlu diciptakan lebih banyak lahan pertanian dibanding lahan tambang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Rekomendasi
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Berita Terkini
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved