Kehilangan Rp3.923 Triliun Gara-gara Rusia, Nilai Tambah Ekonomi Jerman Terkikis

Rabu, 10 Agustus 2022 - 00:33 WIB
loading...
Kehilangan Rp3.923 Triliun...
Sebuah studi yang diterbitkan pada hari Selasa, memperkirakan ekonomi Jerman bakal kehilangan nilai tambah yang besar akibat dari Perang Rusia Ukraina yang berkepanjangan. Foto/Dok
A A A
BERLIN - Ekonomi Jerman akan kehilangan nilai tambah lebih dari USD265 miliar atau setara Rp3.923 triliun (Kurs Rp14.804 per USD) pada tahun 2030 karena perang Rusia Ukraina dan lonjakan harga energi. Kondisi itu menghadirkan efek negatif bagi pasar tenaga kerja, menurut sebuah studi oleh Institute for Employment Research (IAB).

Baca Juga: 3 Negara yang Bisa Menggantikan Suplai Gas Rusia ke Eropa

Dibandingkan dengan skenario Eropa dalam situasi damai, produk domestik bruto (PDB) Jerman akan lebih rendah 1,7% karena mengalami penyesuaian harga. Dimana diperkirakan 240.000 akan lebih sedikit yang bekerja, berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan pada hari Selasa.

Tingkat ketenagakerjaan diprediksi tetap di sekitar level ini hingga 2026, saat langkah-langkah ekspansif secara bertahap mulai lebih besar daripada efek negatifnya. Dimana mengarah pada nilai tambah sekitar 60.000 yang dipekerjakan secara menguntungkan pada tahun 2030.

Baca Juga: Mantan Kanselir: Jerman Harus Nego dengan Putin Soal Pipa Gas Nord Stream 2
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Rekomendasi
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved