Harga Tiket Pesawat Garuda Mahal, Erick Thohir Punya 3 Jurus Bikin Lebih Murah

Rabu, 31 Agustus 2022 - 11:25 WIB
loading...
Harga Tiket Pesawat...
Ada tiga strategi yang ditempuh Kementerian BUMN untuk menekan harga tiket pesawat. Menteri BUMN Erick Thohir meyakini strategi tersebut mampu menjawab dua sebab utama naiknya harga tiket pesawat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ada tiga strategi yang ditempuh Kementerian BUMN untuk menekan harga tiket pesawat . Strategi tersebut di antaranya suntikan anggaran negara, tambahan jumlah pesawat, dan harga sewa pesawat sesuai pasar.

Baca Juga: Hore, Menhub Bilang Harga Tiket Pesawat Turun 4 Hari Lagi

Menteri BUMN, Erick Thohir meyakini strategi tersebut mampu menjawab dua sebab utama naiknya harga tiket pesawat. Dia mencatat masalah fundamental naiknya tiket pesawat lantaran mahalnya harga avtur dan jumlah pesawat yang tidak maksimal di daerah tujuan tertentu.

"Sesuai instruksi Presiden bagaimana kita bisa menekan harga tiket agar lebih murah," ungkap Erick Thohir saat konferensi pers di Istana Negara beberapa waktu lalu, dikutip Rabu (31/8/2022).

Baca Juga: Menhub Minta Maskapai Beri Promo: Tiket Pesawat Murah di Hari Kerja dan Siang hari

Berikut penjelasan tiga strategi Kementerian BUMN:

Garuda Indonesia Dapat Suntikan Dana

Setelah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Garuda Indonesia Tbk, pemerintah melalui Kementerian Keuangan memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada emiten bersandi saham GIAA itu.

Dana tersebut sebagianya akan dialokasikan untuk penambahan armada pesawat. Adapun PMN diperkirakan dicairkan pada Oktober hingga November tahun ini.

Saat ini Garuda Indonesia masih menyelesaikan sejumlah tahapan sebagai syarat utama mendapatkan PMN. Tahapan tersebut di antaranya komposisi pemegang saham yang setuju atau harus terdilusi karena tidak setuju, hingga menyelesaikan laporan keuangan yang diaudit.

Tambah Jumlah Pesawat

Pemerintah menargetkan jumlah pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia hingga akhir 2022 mencapai 120 armada. Penambahan pesawat perlu dilakukan lantaran kedua maskapai penerbangan pelat merah itu hanya mengoperasikan 61 armada saja.

"Di mana sekarang Garuda dan Citilink jumlah (pesawat) hanya 61. Di akhir tahun akan mencapai 120 (pesawat)," ujar Erick.

Menurutnya, dengan bertambahnya jumlah pesawat, maka terjadi keseimbangan. Khususnya di daerah dengan jumlah penerbangan masih minim atau belum maksimal.

Harga Sewa Pesawat Sesuai Harga Pasar

Pemerintah juga memastikan harga sewa pesawat yang dilakukan Garuda dan Citilink sesuai harga pasar. Harga sewa pesawat Garuda ke lessor menjadi salah satu faktor komponen utang Garuda Indonesia yang sangat tinggi. Harga sewa pesawat Garuda Indonesia bervariasi mulai dari Rp2,4-18 miliar tergantung jenis pesawat.

Lease aircraft atau sewa pesawat tersebut menjadi salah satu opsi yang paling mungkin bagi Garuda Indonesia, mengingat Garuda Indonesia tidak mampu membeli kontan ke produsen pesawat seperti Boeing dan Airbus.

Sistem sewa pesawat Garuda Indonesia merupakan salah satu penyebab utang maskapai BUMN itu menggunung yang diselesaikan melalui PKPU beberapa waktu lalu.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Pemerintah Tanggung...
Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi, Tekan Lonjakan Tarif Akibat Harga Avtur
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Airlangga Umumkan Kenaikan...
Airlangga Umumkan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Domestik 9-13%
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Awasi Fuel Surcharge, Jangan Sampai Tiket Pesawat Makin Mahal
Solusi Terbaik Pesan...
Solusi Terbaik Pesan Tiket Pesawat untuk Kelancaran Agenda Bisnis
Solusi Praktis Pemesanan...
Solusi Praktis Pemesanan Tiket Pesawat untuk Mendukung Bisnis
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved