Menteri ESDM: Setiap Hari Rp1,2 Triliun Jadi Asap
Kamis, 01 September 2022 - 15:22 WIB
loading...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) masyarakat setiap harinya mencapai 800.000 barel. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) masyarakat setiap harinya mencapai 800.000 barel, dan jika dirupiahkan senilai Rp1,2 triliun.
"Jadi kalau kita hitung satu liter BBM sepeda motor per hari di Indonesia ini, kita membakar 800 ribu barel minyak. Kalau harga minyak sekarang USD100, kita sudah tiap hari kita bakar USD80 juta, (itu) Rp1,2 triliun kita jadikan asap," kata Arifin membuka parade konversi sepeda motor BBM ke listrik di Central Parkir ITDC di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Turun Hari Ini! Ini Banderol Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex
Menteri ESDM menuturkan, untuk saat ini pemerintah terpaksa harus mengimpor minyak mentah dan juga mengimpor BBM untuk mencukupi kebutuhan negeri sendiri. Karena sumber minyak di Indonesia umumnya sudah tua dan produksinya menurun.
"Kita harus upayakan bisa memompa lagi. Tapi untuk memompa itu tidak cepat membutuhkan waktu. Mulai dari penemuan sampai dengan produksi paling tidak butuh waktu 7 sampai 10 tahun," bebernya.
"Jadi kalau ke depannya pertumbuhan konsumsi kebutuhan sepeda motor di Indonesia ini sekitar 6 juta unit sampai 8 juta unit. Kita lihat nanti 10 tahun mendatang, berapa kita harus mengeluarkan anggaran untuk bisa memenuhi kebutuhan BBM-nya," tururnya.
Menurut dia kebutuhan tersebut bisa diatasi dengan adanya inovasi menuju kendaraan listrik akan lebih hemat dan juga menumbuhkan industri baru dan menyerap tenaga kerja.
"Jadi kalau kita hitung satu liter BBM sepeda motor per hari di Indonesia ini, kita membakar 800 ribu barel minyak. Kalau harga minyak sekarang USD100, kita sudah tiap hari kita bakar USD80 juta, (itu) Rp1,2 triliun kita jadikan asap," kata Arifin membuka parade konversi sepeda motor BBM ke listrik di Central Parkir ITDC di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Turun Hari Ini! Ini Banderol Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex
Menteri ESDM menuturkan, untuk saat ini pemerintah terpaksa harus mengimpor minyak mentah dan juga mengimpor BBM untuk mencukupi kebutuhan negeri sendiri. Karena sumber minyak di Indonesia umumnya sudah tua dan produksinya menurun.
"Kita harus upayakan bisa memompa lagi. Tapi untuk memompa itu tidak cepat membutuhkan waktu. Mulai dari penemuan sampai dengan produksi paling tidak butuh waktu 7 sampai 10 tahun," bebernya.
"Jadi kalau ke depannya pertumbuhan konsumsi kebutuhan sepeda motor di Indonesia ini sekitar 6 juta unit sampai 8 juta unit. Kita lihat nanti 10 tahun mendatang, berapa kita harus mengeluarkan anggaran untuk bisa memenuhi kebutuhan BBM-nya," tururnya.
Menurut dia kebutuhan tersebut bisa diatasi dengan adanya inovasi menuju kendaraan listrik akan lebih hemat dan juga menumbuhkan industri baru dan menyerap tenaga kerja.
Lihat Juga :