Harga CPO Menyusut, HET Minyak Goreng Diminta Turun Jadi Rp12 Ribu/Liter

Sabtu, 10 September 2022 - 20:57 WIB
loading...
A A A
Dengan harga TBS saat ini seharusnya harga minyak goreng dapat lebih rendah atau dengan harga minyak goreng saat ini, seharusnya harga TBS mengalami kenaikan.

"Saat ini harga rata-rata minyak goreng Juni-Agustus adalah sebesar Rp17.350 per liter. Dengan harga tersebut, seharusnya harga TBS dapat mencapai Rp2.500 per kg," tukasnya.

Baca Juga: Distribusi Minyakita di Indonesia Timur Capai 744.000 Liter

Dengan memperhitungkan rasio harga CPO-minyak goreng tersebut, KPPU berpendapat bahwa harga acuan untuk HET minyak goreng kemasan sederhana (curah) dapat diturunkan sampai pada kisaran Rp12.000 per liter. Penurunan HET untuk minyak goreng sederhana (curah) diharapkan tidak berdampak terhadap penurunan harga TBS di petani.

"Penurunan tersebut akan berdampak positif untuk menahan laju inflasi, khususnya terhadap volatile food pasca adanya kebijakan kenaikan harga BBM. Penurunan harga tersebut juga akan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat pengguna minyak goreng kemasan sederhana (curah) yang harus menghadapi kenaikan harga secara umum saat ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala KPPU Kantor Wilayah I-Medan, Ridho Pamungkas mengatakan, berdasarkan pemantauan harga pasar di Medan pada pekan pertama September 2022, harga minyak goreng curah terpantau sekitar Rp 13.050 per liter. Padahal pada pekan pertama bulan sebelumnya, sempat menyentuh angka Rp 11.900 per liter.

Sedangkan untuk minyak goreng kemasan premium di harga Rp 23.200 per liter. Harga tersebut belum beranjak turun dibandingkan harga awal bulan agustus.

"Di pasar sudah banyak ditemukan harga minyak goreng curah di bawah HET, sudah saatnya pemerintah mengupdate HET dari 14 ribu menjadi sekitar 12 ribuan. Karena jangan justru HET menjadi acuan bagi pelaku usaha untuk mengambil margin berlebih, padahal harga keekonomian sudah jauh di bawah HET," ujar Ridho.

"Jjika harga seperti sekarang, TBS-nya mesti mengalami kenaikan di atas 2.500/kg sehingga terbentuk ratio harga yang lebih adil dan petani sawit juga ikut merasakan keuntungan dari harga minyak goreng saat ini," tambahnya.

Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1604 seconds (10.101#12.26)