Baru 21.080 Tenaga Medis Terima Insentif dari Pemerintah
Jum'at, 03 Juli 2020 - 14:36 WIB
loading...
Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 21.080 tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengakui serapan insentif untuk tenaga kesehatan masih sangat rendah. Termasuk juga untuk santunan kepada tenaga medis yang meninggal karena menangani pasien virus corona.
Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 21.080 tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif. Sedangkan untuk tenaga medis yang meninggal sudah ada 16 orang yang diberikan santunan
Anggaran insentif tenaga kesehatan sendiri sebenarnya mencapai Rp5,9 triliun sedangkan untuk santunan kematian dianggarkan Rp300 miliar. "Serapan insentif tenaga medis masih rendah. Sudah 21.080 nakes atau 11,82%. Sementara 16 tenaga medis yang meninggal juga sudah kita beri santunan," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (3/7/2020).
(Baca Juga: Menkeu Beberkan Alasan Tenaga Medis Belum Dapat Insentif )
Sedangkan untuk tagihan klaim penggantian biaya perawatan pasien covid-19 dari 750 rumah sakit sudah mencakup 62,5%. Adapun anggaran untuk penagnanan pasien covid sendiri dianggarkan sebesar Rp65,8 triliun.
Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 21.080 tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif. Sedangkan untuk tenaga medis yang meninggal sudah ada 16 orang yang diberikan santunan
Anggaran insentif tenaga kesehatan sendiri sebenarnya mencapai Rp5,9 triliun sedangkan untuk santunan kematian dianggarkan Rp300 miliar. "Serapan insentif tenaga medis masih rendah. Sudah 21.080 nakes atau 11,82%. Sementara 16 tenaga medis yang meninggal juga sudah kita beri santunan," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (3/7/2020).
(Baca Juga: Menkeu Beberkan Alasan Tenaga Medis Belum Dapat Insentif )
Sedangkan untuk tagihan klaim penggantian biaya perawatan pasien covid-19 dari 750 rumah sakit sudah mencakup 62,5%. Adapun anggaran untuk penagnanan pasien covid sendiri dianggarkan sebesar Rp65,8 triliun.
Lihat Juga :