Harga CPO Malaysia Diramal Anjlok di Akhir Tahun, Ini Penyebabnya
Sabtu, 24 September 2022 - 23:59 WIB
loading...
Harga CPO Malaysia diramal anjlok di akhir tahun. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau CPO Malaysia diprediksi akan anjlok di kisaran MYR2.500 per ton pada akhir tahun 2022.
Pengamat minyak sawit sekaligus Direktur Godrej International Dorab Mistry mengatakan, hal itu terjadi akibat adanya peningkatan produksi, penurunan permintaan, sekaligus sentimen perlambatan ekonomi global.
"Harga minyak sawit mentah kontrak Desember (FCPOc3) bisa menuju ke MYR3.000 per ton pada akhir September, dan akan terus jatuh hingga level terendah di akhir tahun MYR2.500 per ton," bebernya, dilansir Reuters, Sabtu (24/9/2022).
Baca juga: Indonesia Berpeluang Rebut Permintaan CPO, Malaysia: Tak Perlu Khawatir
Seperti diketahui, harga CPO di Bursa Derivatif Malaysia sempat menguat hingga menembus level MYR7.000 per ton pada Maret lalu menyusul sentimen agresi militer Rusia di Ukraina.
Pengamat minyak sawit sekaligus Direktur Godrej International Dorab Mistry mengatakan, hal itu terjadi akibat adanya peningkatan produksi, penurunan permintaan, sekaligus sentimen perlambatan ekonomi global.
"Harga minyak sawit mentah kontrak Desember (FCPOc3) bisa menuju ke MYR3.000 per ton pada akhir September, dan akan terus jatuh hingga level terendah di akhir tahun MYR2.500 per ton," bebernya, dilansir Reuters, Sabtu (24/9/2022).
Baca juga: Indonesia Berpeluang Rebut Permintaan CPO, Malaysia: Tak Perlu Khawatir
Seperti diketahui, harga CPO di Bursa Derivatif Malaysia sempat menguat hingga menembus level MYR7.000 per ton pada Maret lalu menyusul sentimen agresi militer Rusia di Ukraina.
Lihat Juga :