Diterjang Krisis, Pasar Properti China Terancam Ambruk

Rabu, 05 Oktober 2022 - 20:31 WIB
loading...
Diterjang Krisis, Pasar...
Pasar properti China terancam ambruk. Foto/TheNewYorkTimes
A A A
JAKARTA - Pasar properti China sangat terdampak krisis ekonomi yang melanda negara itu, sebab properti penyumbang seperempat dari total PDB. Financial Times, media bisnis Inggris, melaporkan bahwa salah satu investor properti menjadi korban dari kondisi krisis keuangan China.

Baca juga: Ini Alasan Indonesia Jadi Sasaran Pinjol Ilegal dari China

Melansir laman tersebut, Rabu (5/10/2022) diceritakan, Lucy Wang, yang saat itu menjadi salah satu pembeli unit apartemen di Kota Utara Zhengzhou sudah memberikan uang muka sebesar USD34.839 atau Rp522 juta (kurs Rp15.000).

Wanita yang dipanggil Wang itu mengatakan, pada awalnya proses pembangunan berjalan tidak ada masalah. Hingga akhirnya progres tersebut terhenti karena satu dan lain hal. Otoritas perumahan setempat mengabarkan bahwa uang yang telah disetorkan Wang sudah disalahgunakan oleh pengembang.

Pada bulan Juli lalu, harapan Wang pun mati untuk bisa memiliki hunian. Biro perumahan setempat memberi tahu dia dan pembeli lain bahwa uang mereka telah disalahgunakan. "Saya telah kehilangan kepercayaan pada pengembang. Ini telah menghancurkan hidupku," ucapnya.

Mekanisme pembelian properti di China dimulai dari menyerahkan uang muka biasanya 30% dari nilai apartemen. Selanjutnya akan mulai membayar angsuran hipotek bulanan agar pengembang bisa membangun. Jika semuanya berhasil, pembeli akan menerima unit apartemen baru pada tanggal tertentu.

Logan Wright, mitra konsultan Rhodium Group yang berbasis di Hong Kong, menyebut situasi ini menunjukkan krisis keuangan gerak lambat dan pelan-pelan sektor properti akan hancur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Paramount Petals Hadirkan...
Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Penuh Inspirasi
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved