Imbas Wabah Covid-19, Industri Sawit Lakukan Efisiensi Maksimal

Selasa, 14 April 2020 - 08:16 WIB
loading...
A A A
Dia mencontohkan antara lain tunjangan PPh21 perusahaan yang biasanya disetorkan kepada negara, disarankan untuk dibayarkan kepada karyawan pabrik saja. Sementara perusahaan sawit bentuk manajemennya beragam, ada yang satu atap, ada yang terpisah antara kebun dan pabrik.

"Jadi jika hal ini diberlakukan, maka akan terdapat pembedaan perlakuan terhadap sesama karyawan dalam satu grup perusahaan. Justru hal ini dapat memicu permasalahan baru di lapangan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, insentif yang diharapkan lagi adalah bantuan strategi dan solusi mengatasi berkurang drastisnya ekspor sawit. Hal ini karena pasar global sedang merata terkena pandemi corona yang berakibat terhadap penurunan permintaan.

"Tetapi kan industri ini jangan sampai mati atau berhenti, lebih dari 70% produksi sawit Indonesia selama ini adalah untuk diekspor. Oleh karenanya, perlu diberikan kemudahan-kemudahan pelaksanaan penyerapan lebih besar di dalam negeri selain untuk biodiesel, tapi juga untuk energi terbarukan yang lain, misalnya pembangkit listrik yang saat ini belum dapat dijalankan, antara lain adanya birokrasi yang belum tuntas," papar Kanya.

Sementara untuk ekspor, selain semakin terbatasnya armada, peningkatan biaya transportasi dan ekspedisi kapal yang melonjak signifikan agar diturunkan atau mendapat kompensasi atas perbedaan antara sebelum dan pada masa wabah ini, terutama untuk pengangkutan bahan kebutuhan pokok. (Rakhmat Baihaqi)
(yuds)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Andalan Saat Krisis,...
Jadi Andalan Saat Krisis, APBN Harus Dipastikan Tetap Sehat
Industri Kecil Menengah...
Industri Kecil Menengah Sektor Mamin Tetap Tumbuh di Masa Pandemi
Terungkap! Turis Asing...
Terungkap! Turis Asing Timor Leste Paling Banyak Datang ke RI
Pemerintah Patok 6,1...
Pemerintah Patok 6,1 Juta UMKM Go Digital
Cegah Varian Delta India...
Cegah Varian Delta India Ngamuk di RI, Jokowi Diminta Lockdown Besar-besaran
Waspada! Menular Sangat...
Waspada! Menular Sangat Cepat, Mutasi Virus Corona Serang Kudus & Madura
Industri Kecil dan Menengah...
Industri Kecil dan Menengah Berpeluang Besar Tumbuh di Klaten
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved