BI Ungkap Kondisi Pasar Keuangan di Pekan Keempat November 2022

Jum'at, 25 November 2022 - 20:01 WIB
loading...
BI Ungkap Kondisi Pasar Keuangan di Pekan Keempat November 2022
BI melaporkan kondisi pasar keuangan di minggu keempat November. Foto/YorriFarli/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia ( BI ) menyampaikan sejumlah perkembangan indikator stabilitas nilai rupiah secara periodik. Salah satunya adalah indikator nilai tukar.

Baca juga: Inflasi Minggu ke-4 November Capai 0,18%, Telur Ayam hingga Minyak Goreng Jadi Biang Kerok

"Untuk perkembangan nilai tukar dalam periode 21–25 November 2022, tercatat pada Kamis (24/11/2022), rupiah ditutup pada level (bid) Rp15.663 per dolar AS," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Ada pun yield surat berharga negara (SBN) 10 tahun turun ke 6,94%. DXY tercatat melemah ke level 106,08. Yield US Treasury (UST) 10 tahun turun ke level 3,693%.

"Kemudian, pada pagi hari Jumat (25/11), rupiah dibuka pada level (bid) Rp15.640 per dolar AS. Yield SBN 10 tahun naik ke 6,65%," ungkap Erwin.

Untuk perkembangan aliran modal asing per minggu IV November 2022, premi CDS Indonesia 5 tahun turun ke 98,52 bps per 24 November 2022 dari 108,61 bps per 18 November 2022.

Berdasarkan data transaksi 21–24 November 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp11,71 triliun terdiri dari beli neto Rp9,72 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp1,99 triliun di pasar saham.

Baca juga: Update Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Jadi 310 Orang, 24 Hilang

"Selama tahun 2022, berdasarkan data setelmen sampai dengan 24 November 2022, nonresiden jual neto Rp165,71 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp75,40 triliun di pasar saham," pungkas Erwin.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1251 seconds (10.55#12.26)