Profil Jack Ma, Orang Terkaya di China yang Merupakan Pendiri Alibaba
Rabu, 14 Desember 2022 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Baru beberapa bulan diluncurkan, Alibaba berhasil mendapat USD 25 juta dari bank investasi AS Goldman Sachs dan perusahaan telekomunikasi Jepang, SoftBank. Tak ketinggalan Yahoo juga turut berinvestasi USD 1 miliar ke perusahaan tersebut pada 2005.
Kesuksesan demi kesuksesan akhirnya mulai dinikmati oleh seorang yang pantang menyerah ini. Alibaba bahkan pernah melantai di bursa New York Stock Exchange (NYSE), pada 2014 dan berhasil mendapat dana senilai USD 25 miliar.
Berdasar peringkat Forbes saat ini, Jack Ma berada di urutan ke 5 sebagai orang terkaya di China dan urutan ke 67 sebagai orang terkaya di dunia. Dengan kekayaan senilai USD 23.3 miliar.
Baca juga : Tekanan China, Kekayaan Jack Ma Amblas Rp155 Triliun
Meskipun saat ini dia telah dikenal sebagai milyader namun menurutnya menjadi orang kaya adalah sebuah beban.
Karena semakin kaya seseorang akan banyak harapan yang dilekatkan orang orang dan membuatnya akan mengkhawatirkan banyak hal.
Kesuksesan Jack Ma ini rupanya tak membuat semua orang turut berbahagia, ironisnya pemerintah komunis China justru memandang usaha tersebut terlalu besar dan dominan. Sehingga diberlakukannya regulasi untuk memperketat anak perusahaan tersebut.
Jack Ma sempat mengkritik hal tersebut. Menurutnya, hal itu menghambat inovasi. Akibat hal itu, dia menghilang selama tiga bulan sejak November lalu. Karena hal tersebut secara tiba tiba milyader tersebut hilang pada November 2020. Pada akhirnya pada 20 Januari 2021, Ma sempat muncul kembali dalam bentuk video pendek untuk sebuah acara amal.
Kesuksesan demi kesuksesan akhirnya mulai dinikmati oleh seorang yang pantang menyerah ini. Alibaba bahkan pernah melantai di bursa New York Stock Exchange (NYSE), pada 2014 dan berhasil mendapat dana senilai USD 25 miliar.
Berdasar peringkat Forbes saat ini, Jack Ma berada di urutan ke 5 sebagai orang terkaya di China dan urutan ke 67 sebagai orang terkaya di dunia. Dengan kekayaan senilai USD 23.3 miliar.
Baca juga : Tekanan China, Kekayaan Jack Ma Amblas Rp155 Triliun
Meskipun saat ini dia telah dikenal sebagai milyader namun menurutnya menjadi orang kaya adalah sebuah beban.
Karena semakin kaya seseorang akan banyak harapan yang dilekatkan orang orang dan membuatnya akan mengkhawatirkan banyak hal.
Kesuksesan Jack Ma ini rupanya tak membuat semua orang turut berbahagia, ironisnya pemerintah komunis China justru memandang usaha tersebut terlalu besar dan dominan. Sehingga diberlakukannya regulasi untuk memperketat anak perusahaan tersebut.
Jack Ma sempat mengkritik hal tersebut. Menurutnya, hal itu menghambat inovasi. Akibat hal itu, dia menghilang selama tiga bulan sejak November lalu. Karena hal tersebut secara tiba tiba milyader tersebut hilang pada November 2020. Pada akhirnya pada 20 Januari 2021, Ma sempat muncul kembali dalam bentuk video pendek untuk sebuah acara amal.
(bim)
Lihat Juga :