Soal Kebijakan Pensiun Massal ASN, Menpan: Kita Sedang Hitung Biayanya
Selasa, 20 Desember 2022 - 17:40 WIB
loading...
Pemerintah masih terus mempersiapkan kebijakan pensiun massal ASN. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas buka suara soal rencana pengaturan pensiun dini massal bagi para aparatur sipil negara ( ASN ) atau PNS. Anas mengatakan, saat ini pihaknya terlebih dulu menata rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait kesejahteraan ASN sebelum ke pembahasan RUU ASN bersama DPR.
Baca juga: Hendak Mancing, ASN di Pemalang Tewas saat Tertidur di Warung
"Ini kita sedang menata terkait dengan RPP-nya. Jadi RPP kesejahteraan ASN sedang kita atur. Kita sedang kerja keras mendata berapa sih ASN dalam 10 tahun terakhir yang pensiun, yang meninggal, kemudian yang karena mutasi, dan karena satu hal dia keluar dari ASN," katanya saat ditemui usai acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Anas menjelaskan, nantinya dari data tersebut akan dibuat proyeksi, dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini. Setelahnya akan dihitung anggaran yang akan dikeluarkan berapa.
"Kita akan kasih pilihan yang akan melanjutkan berkarier di ASN berapa, mereka yang akan membuat pilihan tidak di ASN ada berapa, dan kita juga sedang menghitung berapa biayanya yang akan kita sampaikan ke Kementerian Keuangan," tambah Anas.
Baca juga: Hendak Mancing, ASN di Pemalang Tewas saat Tertidur di Warung
"Ini kita sedang menata terkait dengan RPP-nya. Jadi RPP kesejahteraan ASN sedang kita atur. Kita sedang kerja keras mendata berapa sih ASN dalam 10 tahun terakhir yang pensiun, yang meninggal, kemudian yang karena mutasi, dan karena satu hal dia keluar dari ASN," katanya saat ditemui usai acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Anas menjelaskan, nantinya dari data tersebut akan dibuat proyeksi, dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini. Setelahnya akan dihitung anggaran yang akan dikeluarkan berapa.
"Kita akan kasih pilihan yang akan melanjutkan berkarier di ASN berapa, mereka yang akan membuat pilihan tidak di ASN ada berapa, dan kita juga sedang menghitung berapa biayanya yang akan kita sampaikan ke Kementerian Keuangan," tambah Anas.
Lihat Juga :