Beras Indonesia Paling Mahal, Ekonom: Tergantung Kemampuan Masyarakat
Rabu, 21 Desember 2022 - 14:27 WIB
loading...
Bank Dunia menyebutkan harga beras Indonesia paling mahal di ASEAN dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, namun menurut pengamat bahwa kemampuan setiap negara berbeda-beda. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bank Dunia menyebutkan harga beras Indonesia paling mahal di ASEAN dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Menurut Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad, mahal tidaknya tergantung dengan purchasing power parity atau keseimbangan kemampuan belanja masyarakat di suatu negara.
"Saya kira memang harus dipelajari datanya kalau di USD kan memang lebih mahal, tapi kita belum kaji apakah ini kalau dengan purchasing power parity sama atau tidak," kata Tauhid saat ditemui di Hotel Park Hyatt Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Baca Juga: Penyebab Harga Beras Tidak Stabil dan Cenderung Tinggi
Bank Dunia menyebut harga beras di Indonesia 28 persen lebih tinggi dibandingkan dengan harga beras di Filipina. Bahkan, harga beras di Indonesia disebut dua kali lipat lebih tinggi dari harga beras di Vietnam, Kamboja, dan Myanmar.Hal tersebut tercantum dalam Laporan Bank Dunia Indonesia Economic Prospect (IEP) December 2022 tentang risiko yang penting untuk dikelola terkait lonjakan harga pangan di Indonesia.
Diterangkan oleh Tauhid yang menilai, harga beras per kilogram di Singapura lebih mahal dibandingkan Indonesia. Tetapi jika dilihat dari purchasing power parity, masyarakat Singapura memiliki kemampuan dalam membeli beras dengan harga yang ditetapkan pemerintahnya.
"Saya kira memang harus dipelajari datanya kalau di USD kan memang lebih mahal, tapi kita belum kaji apakah ini kalau dengan purchasing power parity sama atau tidak," kata Tauhid saat ditemui di Hotel Park Hyatt Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Baca Juga: Penyebab Harga Beras Tidak Stabil dan Cenderung Tinggi
Bank Dunia menyebut harga beras di Indonesia 28 persen lebih tinggi dibandingkan dengan harga beras di Filipina. Bahkan, harga beras di Indonesia disebut dua kali lipat lebih tinggi dari harga beras di Vietnam, Kamboja, dan Myanmar.Hal tersebut tercantum dalam Laporan Bank Dunia Indonesia Economic Prospect (IEP) December 2022 tentang risiko yang penting untuk dikelola terkait lonjakan harga pangan di Indonesia.
Diterangkan oleh Tauhid yang menilai, harga beras per kilogram di Singapura lebih mahal dibandingkan Indonesia. Tetapi jika dilihat dari purchasing power parity, masyarakat Singapura memiliki kemampuan dalam membeli beras dengan harga yang ditetapkan pemerintahnya.
Lihat Juga :