Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3%, Simak Rekomendasi Investasi Cuan di 2023
Senin, 09 Januari 2023 - 15:35 WIB
loading...
MNC Asset Manajemen merekomendasikan investasi di tahun 2023. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - IMF (International Monetary Fund) meramal bahwa sepertiga dunia akan mengalami resesi pada tahun 2023 ini, hal ini dikatakan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Senin lalu,"Kami memperkirakan sepertiga dari ekonomi dunia akan berada dalam resesi," tegasnya dalam wawancara dengan media CBS. Ia merujuk semua negara yang menjadi mesin utama pertumbuhan. Amerika Serikat (AS), Eropa, dan China, menurutnya, akan mengalami aktivitas yang melemah. "Tahun 2023 akan lebih sulit dari tahun lalu karena ekonomi AS, Uni Eropa dan China akan melambat", tambahnya lagi.
Berbeda dengan kondisi ekonomi global, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 sebesar 4,5%-5,3%. Pertumbuhan ekonomi dengan rentang di atas 5% jauh lebih tinggi dibanding negara maju seperti Amerika yang diproyeksikan hanya tumbuh 1% ditahun 2023. Hal ini bisa menjadi salah satu alasan investor asing dapat mempertimbangkan Indonesia menjadi tujuan investasi.
Begitu juga dengan kenaikan suku bunga oleh bank sentral dibeberapa negara, diprediksi tidak akan seagresif pada tahun 2022. Hal tersebut akan sangat berdampak positif terhadap instrumen investasi pada efek surat berharga di dalam negeri, salah satunya yaitu instrumen investasi reksa dana pendapatan tetap.
Baca Juga: Reksa Dana Pendapatan Tetap MNC Asset Kian Mantap Hadapi Tahun 2023!
Reksa dana pendapatan tetap merupakan jenis reksa dana yang isinya merupakan 80% surat utang obligasi yang jatuh temponya lebih dari 1 tahun. Belakangan ini reksa dana pendapatan tetap tercatat performanya semakin meningkat setiap harinya. Contohnya seperti MNC Dana Likuid dan MNC Dana Syariah yaitu produk reksa dana pendapatan tetap dari MNC Asset Management, kedua produk ini performanya sangat menarik dan berhasil meduduki masing-masing peringkat 1 dan 2 (berdasarkan NAB pertanggal 6 Januari 2023) di beberapa aplikasi investasi online seperti IPOT, Navi, Ajaib, Poems, Barkesa, dan Motion Trade.
Berbeda dengan kondisi ekonomi global, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 sebesar 4,5%-5,3%. Pertumbuhan ekonomi dengan rentang di atas 5% jauh lebih tinggi dibanding negara maju seperti Amerika yang diproyeksikan hanya tumbuh 1% ditahun 2023. Hal ini bisa menjadi salah satu alasan investor asing dapat mempertimbangkan Indonesia menjadi tujuan investasi.
Begitu juga dengan kenaikan suku bunga oleh bank sentral dibeberapa negara, diprediksi tidak akan seagresif pada tahun 2022. Hal tersebut akan sangat berdampak positif terhadap instrumen investasi pada efek surat berharga di dalam negeri, salah satunya yaitu instrumen investasi reksa dana pendapatan tetap.
Baca Juga: Reksa Dana Pendapatan Tetap MNC Asset Kian Mantap Hadapi Tahun 2023!
Reksa dana pendapatan tetap merupakan jenis reksa dana yang isinya merupakan 80% surat utang obligasi yang jatuh temponya lebih dari 1 tahun. Belakangan ini reksa dana pendapatan tetap tercatat performanya semakin meningkat setiap harinya. Contohnya seperti MNC Dana Likuid dan MNC Dana Syariah yaitu produk reksa dana pendapatan tetap dari MNC Asset Management, kedua produk ini performanya sangat menarik dan berhasil meduduki masing-masing peringkat 1 dan 2 (berdasarkan NAB pertanggal 6 Januari 2023) di beberapa aplikasi investasi online seperti IPOT, Navi, Ajaib, Poems, Barkesa, dan Motion Trade.
Lihat Juga :