Goldman Sachs Akan PHK 3.000 Karyawan, Terbesar Sejak Krisis Keuangan 2008

Selasa, 10 Januari 2023 - 13:47 WIB
loading...
Goldman Sachs Akan PHK...
Goldman Sachs Group akan mulai memangkas ribuan pekerja di seluruh perusahaan untuk bersiap menghadapi ekonomi sulit tahun ini. FOTO/Reuters/Brendan McDermid
A A A
JAKARTA - Goldman Sachs Group akan mulai memangkas ribuan pekerja di seluruh perusahaan untuk bersiap menghadapi ekonomi sulit tahun ini. Lebih dari 3.000 karyawan akan diberhentikan meskipun jumlah secara pasti belum ditentukan.

Melansir Reuters, skala PHK tersebut akan menjadi yang terbesar sejak krisis keuangan 2008. Sementara Bloomberg melaporkan Goldman akan melakukan PHK sekitar 3.200 karyawan. Hingga Kuartal III-2022, Goldman memiliki 49.100 karyawan setelah menambah jumlah staf yang signifikan selama pandemi Covid-19.

PHK kemungkinan akan mempengaruhi sebagian besar divisi di sektor perbankan yang berpusat di kantor cabang perbankan investasi Goldman Sachs. Bank-bank Wall Street telah mengalami penurunan besar dalam aktivitas pembuatan kesepakatan perusahaan sebagai akibat dari pasar keuangan global yang bergejolak.

Baca Juga: Memasuki Tahun Sulit, Amazon Akan PHK 18.000 Karyawan

Ratusan pekerja juga kemungkinan akan dikurangi dari di sektor bisnis konsumen setelah mengalami kerugian. Salah satu sumber menyebutka, Kepala Eksekutif Bank David Solomon mengirim memo akhir tahun kepada staf yang memperingatkan pemangkasan karyawan pada paruh pertama Januari. Namun demikian Goldman Sachs enggan mengomentari rencana tersebut.

PHK terjadi menjelang pembayaran bonus tahunan bank yang biasanya dikirimkan akhir Januari dan diperkirakan turun sekitar 40%. Bank memulai kembali proses peninjauan kinerja tahunan dan pengurangan staf pada September setelah berhenti selama dua tahun selama pandemi.

Sementara, raksasa Wall Street biasanya memangkas sekitar 1% hingga 5% karyawan setiap tahun. Namun PHK kali ini akan lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Bank-bank global, termasuk Morgan Stanley dan Citigroup Inc, telah mengurangi tenaga kerja mereka dalam beberapa bulan terakhir karena penurunan Wall Street, suku bunga tinggi, ketegangan Amerika Serikat (AS) dan China, perang antara Rusia dan Ukraina, dan melonjaknya inflasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Rekomendasi
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
Infografis
450 Karyawan Tokopedia...
450 Karyawan Tokopedia di Indonesia Akan di-PHK oleh ByteDance
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved