YLKI Desak Masalah Beras PT IBU Segera Dituntaskan

Minggu, 30 Juli 2017 - 21:35 WIB
YLKI Desak Masalah Beras...
YLKI Desak Masalah Beras PT IBU Segera Dituntaskan
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sepakat dengan Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPN Apindo) agar polemik beras oplosan PT Indo Beras Unggul (IBU) segera dituntaskan.

"Harus dituntaskan secepatnya. Tidak bisa dibiarkan mengambang seperti saat ini. Karena tidak hanya pelaku bisnis yang bingung, masyarakat konsumen lebih bingung lagi," ungkap Koordinator Pengaduan dan Hukum YLKI, Sukarsi kepada SINDOnews, Minggu (30/7/2017).

Sularasi mengatakan, bila ada unsur pidananya dalam perkara PT IBU harus secepatnya dibawa ke ranah hukum. Sebaliknya, bila tidak ditemukan pidana baik oplosan maupun penimbunan atau penyalahgunaan subsidi petani harus diumumkan.

"Bila cepat selesai maka masyarakat konsumen tenang. Tidak lagi resah atas isu yang berkembang bahwa beras premium bercampur dengan beras subsidi," katanya.

Dia menjelaskan, ada beberapa hal kesimpangsiuran konsumen maupun pelaku usaha atas informasi penggerebekan PT Indo Beras Unggul (IBU). Di antaranya, bila terjadi persaingam usaha atau kartel, ternyata PT IBU hanya hanya menguasai 1% pasar di Indonesia.

Selain itu, kata Sularsi, kalaupun subsidi, model subsidi yang dilanggar termasuk yang mana. Apalagi, dalam SNI ditetapkan kelas beras itu di antaranya mutu, keutuhan beras, butiran dan tingkat menirnya.

"Jadi tidak bisa ini dikatakan persaingan bisnis beras. Makanya kami meminta pemerintah harus secepatnya menuntaskan masalah beras di PT IBU," tandasnya.

Baca juga:

PT IBU Bantah Lakukan Penimbunan Beras

Apindo: Pelaku Bisnis Resah Atas Polemik Beras

KPPU Pastikan Kasus Pengoplosan Beras PT IBU Jalan Terus
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengaduan Konsumen Indonesia...
Pengaduan Konsumen Indonesia Masih Rendah, Belum di Level Kritis
Ada Versi Abal-abal,...
Ada Versi Abal-abal, YLKI Tegaskan Tak Miliki Cabang
Peduli Lingkungan, Kemasan...
Peduli Lingkungan, Kemasan Air Minum Galon Sekali Pakai Dikritik
YLKI: Kualitas BBM Lebih...
YLKI: Kualitas BBM Lebih Penting Ketimbang Penurunan Harga
Awas Tertipu Saat Belanja...
Awas Tertipu Saat Belanja Online, Ikuti Tips YLKI Ini
Harga Meterai Jadi Rp10...
Harga Meterai Jadi Rp10 Ribu Dinilai Kemahalan, YLKI: Berimplikasi Panjang
Berita Terkini
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
17 menit yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
22 menit yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
33 menit yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
1 jam yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
1 jam yang lalu
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
2 jam yang lalu
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved