Jonan Dicecar DPR Soal Divestasi 51% Saham Freeport

Senin, 09 Oktober 2017 - 18:01 WIB
Jonan Dicecar DPR Soal...
Jonan Dicecar DPR Soal Divestasi 51% Saham Freeport
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan hari ini menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, guna membahas mengenai kesepakatan antara pemerintah dan PT Freeport Indonesia beberapa waktu lalu. Dalam rapat tersebut, Jonan sempat dicecar mengenai kesepakatan Freeport mendivestasikan saham sebesar 51% kepada pemerintah Indonesia.

(Baca Juga: DPR Minta Penjelasan Jonan Soal Kesepakatan dengan Freeport )

Pasalnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menyatakan bahwa setelah 40 tahun, baru kali ini pemerintah bisa menaklukkan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut untuk mendivestasikan sahamnya kepada pemerintah. Namun, selang beberapa waktu Bos Freeport McMoran Richard Adkerson justru mengirimkan surat kepada pemerintah bahwa mereka tidak sepakat terkait skema divestasi saham yang diusulkan pemerintah.

"Divestasi 51%, tadinya sih kita sudah senang karena Jokowi mengatakan baru kali ini bisa divestasi Freeport 51%. Sudah 40 tahun. Jadi prestasi luar biasa. Ya kita senang juga mendengarkannya. Hanya, sesudah hari demi hari berlalu, minggu demi minggu berlalu, isu divestasi 51% ini enggak jelas. Sampai keluar surat dari bosnya Freeport ke Menkeu. Jadi apanya yang sudah beres?," kata Anggota Komisi VII DPR RI Ramson Siagian di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (9/10/2017).

(Baca Juga: Jonan dan Rini Saling Lempar Soal Divestasi Saham Freeport )

Menurutnya, pernyataan Jokowi mengenai prestasi pemerintah tersebut hanyalah pencitraan semata. Seharusnya, kata dia, pemerintah mengemukakan apa adanya mengenai negosiasi yang terjadi antara keduabelah pihak.

"Ini yang terus terang saja kadang dunia pencitraan ini terlalu. Seharusnya apa adanya dikemukakan pada publik, baru tahapan membicarakan divestasi 51%. Isinya belum belas, kesiapannya belum jelas. Jadi ini belum detail, tau-tau kemarin suatu prestasi 40 tahun baru bisa divestasi. Saya heran kok presiden bisa ngomong gitu, apa presiden kurang informasi dari bawahannya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Teriak Izin...
Freeport Teriak Izin Ekspor Belum Terbit, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Telan Dana USD1,5 Miliar,...
Telan Dana USD1,5 Miliar, Progres Smelter Freeport Capai 34,9%
7 Pekerja Freeport Terjebak...
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor di Tambang Bawah Tanah, ESDM Pastikan Penanganan Cepat
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter Freeport Baru 6%, DPR: Akal-akalan Saja!
Freeport Terancam Tak...
Freeport Terancam Tak Bisa Ekspor Usai Juni 2023, Begini Perkaranya
Menteri ESDM Kirim Tim...
Menteri ESDM Kirim Tim Investigasi Terkait Kebakaran Smelter Freeport
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
28 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved