Kemenperin Gandeng ITE Singapura Latih Kompetensi Guru Produktif SMK

Rabu, 31 Juli 2019 - 03:42 WIB
Kemenperin Gandeng ITE...
Kemenperin Gandeng ITE Singapura Latih Kompetensi Guru Produktif SMK
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian menjalin kerja sama dengan Institut Pendidikan Teknis (ITE) Singapura untuk meningkatkan kompetensi guru produktif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Langkah ini merupakan bagian terintegrasi dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja dan kompetitif.

"Kompetensi SDM menjadi faktor utama dalam mendorong kinerja industri, yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Melalui sasaran tersebut, Menurut Eko, pemerintah telah menetapkan pengembangan SDM berkualitas menjadi program prioritas nasional setelah pembangunan infrastruktur.

"Pengembangan SDM dilakukan melalui penguatan sistem pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan yang berorientasi pada kebutuhan pasar tenaga kerja (demand driven)," tuturnya.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk merevitalisasi pendidikan kejuruan nasional, Kemenperin perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dan mengembangkan pendidikan vokasi. Hal ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing sesuai kebutuhan industri saat ini terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0.

"Pada Maret 2017, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memenuhi undangan dari Menteri Pendidikan Singapura dan Institut Pendidikan Teknis (ITE) Singapura untuk mengunjungi kampus ITE dan mempelajari sistem pendidikan kejuruan (TVET) di Singapura. Kami melihat peran penting yang dilakukan oleh pendidikan kejuruan ITE dalam meningkatkan daya saing Singapura," paparnya.

Dalam agenda pertemuan tersebut, disepakati untuk mengembangkan kerja sama antara Kemenperin dan ITE Singapura. Salah satunya adalah mengembangkan pendidikan kejuruan yang berorientasi industri di Indonesia.

Selanjutnya, pada pertemuan Retret Pemimpin pada peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura pada 7 September 2017 di Singapura, Menteri Perindustrian dan Menteri Pendidikan Tinggi Singapura yang mewakili kedua negara, menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama pengembangan pendidikan kejuruan untuk industri. Momen ini disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura.

Penandatanganan Nota Kesepahaman itu juga ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian teknis antara Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian dengan ITE Singapura dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kementerian Perindustrian dengan ITEES (Layanan Pendidikan ITE).

Dari kesepakatan tersebut, menyetujui untuk mengatur program pelatihan sebanyak 100 kepala sekolah dan guru produktif SMK yang dilaksanakan di Singapura. Programnya, antara lain Workshop Pelatihan Kepemimpinan (LTW) untuk 25 pemimpin dan manajemen TVET serta Program Peningkatan Keterampilan Teknis (TSUP) di bidang Teknik Mesin untuk 24 guru TVET.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Dukung Peningkatan...
Menperin Dukung Peningkatan Pendidikan Vokasi Industri
Kemenperin Rekrut Siswa...
Kemenperin Rekrut Siswa Vokasi Industri
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Gandeng Sektor Industri,...
Gandeng Sektor Industri, Kemenperin Gelar Pendidikan Vokasi Setara D-1
Politeknik Baru Kemenperin...
Politeknik Baru Kemenperin Tawarkan Kuliah Gratis dan Ikatan Kerja Setelah Lulus
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Berita Terkini
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
6 menit yang lalu
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
28 menit yang lalu
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
39 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
52 menit yang lalu
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
1 jam yang lalu
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
1 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved