Calon pembeli LNG wajib berinvestasi

Kamis, 12 Juli 2012 - 15:19 WIB
Calon pembeli LNG wajib...
Calon pembeli LNG wajib berinvestasi
A A A
Sindonews.com - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) meminta kepada pembeli (Liquefied Natural Gas/LNG) dari Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan agar berinvestasi di Tanah Air.

Kepala BP Migas R Priyono mengatakan, LNG saat ini sudah menjadi komoditas penting bagi ekonomi bangsa. Maka dari itu ia merancang strategi baru dalam pemanfaatan LNG, terutama untuk pasar ekspor. “Kami ingin yang beli LNG berinvestasi di Indonesia,” tutur dia, dalam konferensi Pers “The LNG Forum”, di Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (12/7/2012).

Dia berharap pembeli khususnya dari negara Jepang, Korea Selatan dan Taiwan dapat memahami keinginan BP Migas dan Pemerintah Indonesia untuk menaikkan nilai tambah dari penjualan LNG. Untuk memuluskan rencana ini, pemerintah bersama tim dari BP Migas sedang melakukan negosiasi lanjutan dengan pembeli LNG yang berada di Jepang.

“Sejauh ini, industri yang membeli LNG dari Indonesia yang ada Jepang, tidak keberatan dengan usulan BP Migas tersebut,” kata dia. Kendati demikian, masih ada pihak seperti Korea Selatan, belum menyatakan kesediaannya untuk berinvestasi di Indonesia. Namun, imbuhnya, dalam kegiatan jual beli merupakan hal yang wajar. “Kami optimis yakin kedepan merka akan mau,” kata dia.

Menurut dia, persyaratan yang diajukan oleh BP Migas tersebut cukup masuk diakal, karena para pembeli LNG sangat bergantung dengan Indonesia sehingga pihaknya menawarkan gas alam cair yang akan dihasilkan dari sejumlah proyek gas di Tanah Air kepada para calon pembeli LNG dari sejumlah Negara khususnya Taiwan, Korea, dan Jepang. BP Migas, lanjutnya, dapat memperoleh pembeli gas melalui kontrak jangka panjang untuk meningkatkan penerimaan negara dengan tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan gas di dalam negeri.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Blok Masela Jadi Solusi,...
Blok Masela Jadi Solusi, Purbaya Dorong Gas Murah buat Industri
IPGI Minta Pemerintah...
IPGI Minta Pemerintah Evaluasi Program Harga Gas Bumi Tertentu
Waduh, Harga Gas Murah...
Waduh, Harga Gas Murah Belum Dinikmati Industri Oleokimia
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Pasokan Minim, Kadin...
Pasokan Minim, Kadin Desak Pemerintah Buka Keran Impor Gas Industri
Harga Gas Diatur, Pengamat:...
Harga Gas Diatur, Pengamat: Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi Makin Sulit
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved