Tahun Baru 2025, Negara Kandidat UE Ini Akan Ucapkan Selamat Tinggal ke Gas Rusia
Senin, 30 Desember 2024 - 22:48 WIB
Perdana Menteri Moldova, Dorin Recean mengutuk langkah itu, dengan mengatakan bahwa pemerintahnya tidak mengakui utang yang dikutip oleh Gazprom, karena sudah "dibatalkan oleh audit internasional."
Moldova mengklaim, mengutip temuan oleh firma audit Inggris dan Norwegia, bahwa utangnya mendekati USD8,6 juta, jauh lebih kecil dari yang diklaim oleh Gazprom.
Recean menambahkan, bahwa Chisinau telah mendorong untuk mendiversifikasi pasokan gas alamnya untuk mengurangi ketergantungan pada pabrik Kuciurgan, dan mengatakan pemerintah akan "dengan hati-hati menganalisis opsi hukum, termasuk menggunakan arbitrase internasional" untuk melindungi kepentingan nasional Moldova.
"Negara kami siap untuk menangani situasi apa pun yang muncul setelah keputusan Kremlin," katanya.
Moldova mengklaim, mengutip temuan oleh firma audit Inggris dan Norwegia, bahwa utangnya mendekati USD8,6 juta, jauh lebih kecil dari yang diklaim oleh Gazprom.
Recean menambahkan, bahwa Chisinau telah mendorong untuk mendiversifikasi pasokan gas alamnya untuk mengurangi ketergantungan pada pabrik Kuciurgan, dan mengatakan pemerintah akan "dengan hati-hati menganalisis opsi hukum, termasuk menggunakan arbitrase internasional" untuk melindungi kepentingan nasional Moldova.
"Negara kami siap untuk menangani situasi apa pun yang muncul setelah keputusan Kremlin," katanya.
(akr)
Lihat Juga :
tulis komentar anda