Pengamat: BJPSDA Penting untuk Konservasi dan Menjaga Ketahanan Air

Sabtu, 07 November 2020 - 14:57 WIB
Pengamat Sumber Daya Air (SDA) dari Universitas Brawijaya Pitojo Tri Juwono menilai, Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) berperan penting dalam upaya konservasi untuk menjaga ketahanan dan keberlanjutan SDA di Indonesia. Foto/Dok
JAKARTA - Pengamat Sumber Daya Air (SDA) dari Universitas Brawijaya Pitojo Tri Juwono menilai, Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) berperan penting dalam upaya konservasi untuk menjaga ketahanan dan keberlanjutan SDA di Indonesia.

"Saya kira prinsipnya adalah BJPSDA ini dari air harus kembali ke air. Prinsip ini betul dan harus dikawal dengan baik," ujar Pitojo di Jakarta.



(Baca Juga: Aturan Sumber Daya Air Batal Direvisi, MK Tolak Uji Materiil )

Menurut dia, ketika BJPSDA ini dibayarkan oleh pemanfaat air, maka iuran ini memiliki peran untuk membiayai konservasi dan pelestarian SDA sekaligus memastikan bahwa sungai memberikan proses pelayanan yang berkelanjutan kepada semua pemanfaat air.

Pemanfaat air yang dimaksud dan dikenakan BJPSDA misalnya para pemanfaat air baku dari sektor industri, PDAM, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Pengamat SDA itu mengungkapkan bahwa sebenarnya pengelolaan SDA yang komprehensif di Indonesia, aspek yang terpenting dimulai dari hulu yakni aspek konservasinya. Aspek konservasi merupakan perlindungan dan pelestarian dari daerah tangkapan hujan maupun sungainya. Di sini pendekatannya bisa infrastruktur, struktural maupun non struktural.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!