Efektivitas UU Cipta Kerja Tergantung Pelaksanaan PP

Rabu, 24 Februari 2021 - 06:36 WIB
“Dalam kasus petani kecil di kelapa sawit sebenarnya harus berhati-hati sekali ya. Di satu sisi sebenarnya pertambahan kawasan hutan itu telah terjadi lama. Secara lingkungan kita sebenarnya dirugikan karena ketika hutan diubah jadi kelapa sawit ada perubahan pelepasan karbon yang cukup signifikan,” ujar Ebi.

“Tapi pada saat yang sama upaya untuk pemerintah jadi lebih serba susah karena pada saat yang sama tempat tersebut sudah bukan hanya menjadi wilayah itu tapi wilayah tinggal, lengkap dengan rumah ibadah, dsb,” tambah dia.

(Baca juga: Pengusaha : Komoditas Ekspor RI Cuma Itu-Itu Saja di 2021, Kelapa Sawit Jadi Andalan )

Sebelumnya, pada riset yang dilakukan, 82% peremajaan kelapa sawit ditolak pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPBDKS). Hal ini disebabkan karena lahan-lahan dari petani individu kelapa sawit itu masuk dalam wilayah hutan. Sehingga proses peremajaan dinilai tidak efektif jika mengikuti proses yang ada di PP.

“Ketika wilayah hutan maka prosesnya kalau mengikuti proses yang di PP itu bisa makan waktu 5 tahun, sehingga sebenarnya hampir tidak efektif di level itu,” ucap Ebi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!