Usaha Jasa Pengendalian Hama Ikut Terdampak Covid-19

Senin, 13 April 2020 - 14:22 WIB
Senada dengan ASPPHAMI, Profesor Upik Kesumawati dari Kedokteran Hewan IPB mengatakan, tanpa kegiatan pengendalian hama, lonjakan populasi hama diperkirakan bisa berlipat ganda dan secara eksponensial, khususnya nyamuk, lalat, kecoa dan tikus.

"Jika tidak dikendalikan, populasi akan meningkat dan dapat menimbulkan masalah baru," kata dia.

Di tengah meluasnya wabah Covid-19, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah mulai meningkat di beberapa daerah. Menurut data Kementerian Kesehatan per 7 April 2020, DBD telah mencapai 41.091 kasus dengan 260 diantaranya meninggal dunia.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!