China dan AS Bakal Memanas, Muncul Larangan Impor dari Wilayah Uighur
Minggu, 19 Desember 2021 - 03:16 WIB
Undang-Undang Pencegahan Tenaga Kerja Paksa Uighur, seperti yang diketahui secara resmi, saat ini menuju ke meja Presiden Joe Biden untuk ditandatangani menjadi undang-undang.
Selama berbulan-bulan, Gedung Putih kerap menghindari mengambil sikap terhadap undang-undang tersebut. Tetapi awal pekan ini sekretaris pers Jen Psaki mengatakan Biden akan menandatanganinya.
AS dalam beberapa kesempatan menuding China menerapkan praktik perbudakan dan genosida di wilayah barat China yang kaya sumber daya.
Di sisi lain perusahaan-perusahaan AS dan multinasional, yang sedang menghadapi krisis pasokan, telah melobi seiring kekhawatiran bahwa UU itu bakal mempengaruhi bisnis mereka.
"Banyak perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah dalam rantai pasokan. Jujur, mereka seharusnya tidak memiliki kekhawatiran tentang undang-undang ini," kata Senator Florida Marco Rubio, setelah RUU itu melewati majelis tinggi Kongres.
Selama berbulan-bulan, Gedung Putih kerap menghindari mengambil sikap terhadap undang-undang tersebut. Tetapi awal pekan ini sekretaris pers Jen Psaki mengatakan Biden akan menandatanganinya.
AS dalam beberapa kesempatan menuding China menerapkan praktik perbudakan dan genosida di wilayah barat China yang kaya sumber daya.
Di sisi lain perusahaan-perusahaan AS dan multinasional, yang sedang menghadapi krisis pasokan, telah melobi seiring kekhawatiran bahwa UU itu bakal mempengaruhi bisnis mereka.
"Banyak perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah dalam rantai pasokan. Jujur, mereka seharusnya tidak memiliki kekhawatiran tentang undang-undang ini," kata Senator Florida Marco Rubio, setelah RUU itu melewati majelis tinggi Kongres.
Lihat Juga :