Eropa Mengecam Pemerasan Rusia Usai Stop Kirim Gas ke Polandia ke Bulgaria
Jum'at, 29 April 2022 - 05:53 WIB
Sementara itu Para menteri energi Uni Eropa (UE) akan mengadakan pertemuan darurat pada awal pekan, mendatang untuk membahas situasi tersebut, seperti disampaikan Prancis. Komisi Eropa menuduh Moskow melakukan pemerasan dengan aksinya tersebut.
Tetapi pada saat yang sama terdapat dokumen penasehat kepada negara-negara UE pekan lalu yang menguraikan opsi bagi pembeli USD untuk terus membayar gas Rusia tanpa melanggar sanksi. Uniper, importir utama Jerman mengatakan, bisa tetap membayar tanpa pelanggaran.
Namun, Komisaris Energi Uni Eropa, Kadri Simson mengutarakan, bahwa Brussels masih menyarankan perusahaan untuk tetap berpegang pada ketentuan kontrak mereka. Dimana biasanya pembayaran dilakukan dalam euro atau dolar dan menggunakan mata uang rubel.
Sedangkan pada pertemuan tengah pekan kemarin, duta besar negara anggota meminta Komisi untuk memberikan panduan yang lebih jelas, kata empat diplomat UE.
Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria
Tetapi pada saat yang sama terdapat dokumen penasehat kepada negara-negara UE pekan lalu yang menguraikan opsi bagi pembeli USD untuk terus membayar gas Rusia tanpa melanggar sanksi. Uniper, importir utama Jerman mengatakan, bisa tetap membayar tanpa pelanggaran.
Namun, Komisaris Energi Uni Eropa, Kadri Simson mengutarakan, bahwa Brussels masih menyarankan perusahaan untuk tetap berpegang pada ketentuan kontrak mereka. Dimana biasanya pembayaran dilakukan dalam euro atau dolar dan menggunakan mata uang rubel.
Sedangkan pada pertemuan tengah pekan kemarin, duta besar negara anggota meminta Komisi untuk memberikan panduan yang lebih jelas, kata empat diplomat UE.
Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria
Lihat Juga :