Mendag Optimis Resesi Singapura Tak Berdampak Signifikan pada Perdagangan

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:55 WIB
loading...
Mendag Optimis Resesi...
Resesi ekonomi Singapura diperkirakan tak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan Indonesia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkirakan dampak langsung resesi ekonomi Singapura terhadap Indonesia tidak akan berpengaruh secara signifikan. Pasalnya, saat ini permintaan perdagangan secara global tidak ikut terpuruk.

"Dampak resesi di Singapura tentu ada baik langsung atau pun tidak langsung kepada sektor perdagangan. Namun tidak begitu signifikan," Kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam market review di IDX channel, Rabu (22/7/2020).

Ia menjelaskan, Singapura memang merupakan mitra dagang utama Indonesia dengan menduduki peringkat ke 5 dalam hal ekspor dan peringkat ke 3 terkait impor. Berdasarkan data BPS, porsi ekspor non migas Indonesia ke singapura di semester I tahun ini sebesar 6,36%.

(Baca Juga: Neraca Perdagangan Juni Surplus USD1,27 Miliar, Wamendag: Tetap Waspada)

Sementara untuk total perdagangan antara Indonesia dan Singapura pada 2019 mencapai USD30,51 miliar. Dengan rincian ekspor sebesar USD12,92 miliar dan USD17,59 miliar. Dari kerja sama perdagangan tersebut, Indonesia masih mengalami defisit sebesar USD4,67 miliar.

"Namun meski begitu, kami optimis resesi yang dialami oleh Singapura tidak akan memberi pengaruh negatif yang cukup besar kepada perdagangan Indonesia," tegasnya

Seperti diketahui, ekonomi Singapura mengalami resesi di kuartal II/2020, setelah produk domestik bruto (PDB) negara tersebut mengalami kontraksi sebesar 41,2% (quarter-on-quarter/qtq) atau tumbuh -12,6% (year-on-year/yoy).
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
BPS dan Kemendag Perkuat...
BPS dan Kemendag Perkuat Sinergi Penyediaan Data Harga Bahan Pokok
Indonesia Gandeng Australia...
Indonesia Gandeng Australia Perkuat Ekspor Produk Halal
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
JETRO Jakarta dan Kementerian...
JETRO Jakarta dan Kementerian Perdagangan RI Gelar Business Matching Perusahaan Jepang–Indonesia
5 Bos Perusahaan Gula...
5 Bos Perusahaan Gula Divonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Korupsi Impor Gula
Rekomendasi
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved