Soal Anggaran Pemilu Serentak 2024, Sri Mulyani Bersiap Dua Putaran
Selasa, 06 Juni 2023 - 16:32 WIB
loading...
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati dan Mahfud MD dalam Konferensi Pers Serah Terima Aset Eks BLBI di Jakarta, Selasa (6/6/2023). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati buka suara mengenai kesiapan anggaran untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Adapun anggaran ini kata dia, sedang disiapkan dalam penyusunan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2024.
" Anggaran Pemilu kita siapkan untuk 2023-2024, untuk penyelenggaraannya sendiri dari KPU, kemudian Bawaslu, kita mengikuti siklusnya, jadwalnya. Jadi kapan pencairannya untuk 2023 yang merupakan masa persiapan, kapan dan berapa yang akan dicairkan di 2024 akan kita sediakan," ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Serah Terima Aset Eks BLBI di Jakarta, Selasa (6/6/2023).
Baca Juga: KPU Ungkap Anggaran Pemilu 2024 Kurang Rp29,7 Triliun
Pemilu pertama akan digelar pada bulan Februari mendatang secara serentak, dan oleh karena itu, keseluruhan kebutuhan anggarannya, dari mulai logistik, distribusi orang, saksi, dan lain-lain yang memang merupakan tanggung jawab dari APBN akan disediakan olehnya.
"Kalau misal ada dua ronde, seperti waktu itu saya sampaikan, kita juga sudah membuat dana kontijensi kalau sampai terjadi dua ronde, karena itu anggarannya cukup signifikan untuk kedua. Di dalamnya juga dalam aparat penegak hukum, kepolisian dan keamanan itu sudah termasuk anggaran di tahun 2024 pada saat penyelenggaraan, sampai nanti ada Pilkada karena anggarannya memang lebih banyak dari APBD," ungkap Sri.
" Anggaran Pemilu kita siapkan untuk 2023-2024, untuk penyelenggaraannya sendiri dari KPU, kemudian Bawaslu, kita mengikuti siklusnya, jadwalnya. Jadi kapan pencairannya untuk 2023 yang merupakan masa persiapan, kapan dan berapa yang akan dicairkan di 2024 akan kita sediakan," ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Serah Terima Aset Eks BLBI di Jakarta, Selasa (6/6/2023).
Baca Juga: KPU Ungkap Anggaran Pemilu 2024 Kurang Rp29,7 Triliun
Pemilu pertama akan digelar pada bulan Februari mendatang secara serentak, dan oleh karena itu, keseluruhan kebutuhan anggarannya, dari mulai logistik, distribusi orang, saksi, dan lain-lain yang memang merupakan tanggung jawab dari APBN akan disediakan olehnya.
"Kalau misal ada dua ronde, seperti waktu itu saya sampaikan, kita juga sudah membuat dana kontijensi kalau sampai terjadi dua ronde, karena itu anggarannya cukup signifikan untuk kedua. Di dalamnya juga dalam aparat penegak hukum, kepolisian dan keamanan itu sudah termasuk anggaran di tahun 2024 pada saat penyelenggaraan, sampai nanti ada Pilkada karena anggarannya memang lebih banyak dari APBD," ungkap Sri.
Lihat Juga :