Sederet Fakta Ekonomi Israel Akibat Perang: Mesin Duit Utamanya Hancur

Rabu, 15 November 2023 - 09:18 WIB
loading...
Sederet Fakta Ekonomi...
Mesin duit utama Israel hancur akibat perang. Foto/GlobesEnglish
A A A
JAKARTA - Perang telah membuat perekonomian Israel babak belur. Sejak membombardir Palestina secara brutal dengan dalih memerangi Hamas, negara zionis itu sudah menambah utang sebesar USD7,8 miliar atau setara Rp120,9 triliun (kurs Rp15.500).

Baca juga: Perang dengan Hamas, Israel Terbelit Utang Seratusan Triliun

Tak cuma itu, banyak sendi-sendi perekonomian Isral yang juga terganggu, mulai dari lapangan pekerjaan hingga pariwisata. Disarikan dari berbagai sumber, berikut sederet fakta-fakta ekonomi Israel akibat perang:

1. Terbelit Utang

Sejak perang Israel telah menambah utang sebanyak Rp120,9 triliun. Lebih dari setengah utang tersebut merupakan utang dalam mata uang dolar yang ditarik dari pasar internasional. Perang telah meningkatkan pengeluaran Israel secara tajam untuk mendanai militer serta memberikan kompensasi kepada bisnis di dekat perbatasan dan keluarga korban serta sandera.

Pada saat yang sama, penerimaan pajak melambat. Akibatnya, Israel mencatat defisit anggaran sebesar 22,9 miliar shekel atau hampir USD6 miliar pada bulan Oktober, melonjak dari USD1,12 miliar pada bulan September dan meningkatkan defisit pada 12 bulan sebelumnya menjadi 2,6%.

Perang Gaza telah merugikan perekonomian Israel hampir USD8 miliar hingga saat ini, dengan kerugian tambahan sebesar USD260 juta setiap harinya.

2. Dunia Usaha Porak-poranda

Data Biro Pusat Statistik Israel mengungkapkan kenyataan yang suram, satu dari tiga bisnis telah tutup atau beroperasi dengan kapasitas 20% sejak Operasi Badai Al-Aqsa. Peristiwa itu telah mengikis kepercayaan nasional Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Rekomendasi
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved