Bantu Pelaku Industri Hijau, Pembentukan Kementerian Ekologi Mencuat

Jum'at, 24 November 2023 - 17:14 WIB
loading...
Bantu Pelaku Industri...
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menilai Indonesia perlu membentuk Kementerian Ekologi. Menurutnya, Kementerian Ekologi akan secara khusus mengantisipasi hingga menangani dampak dari perubahan iklim .

Baca juga: NOAA Prediksi Air Permukaan Laut Akan Naik hingga 40 Kaki

Salah satu tugas Kementerian Ekologi adalah membantu pelaku industri hijau (ecopreneur), terutama meningkatkan pendidikan mengenai iklim, efektifitas riset dan penelitian, perdagangan karbon, serta mengurangi emisi non gas rumah kaca (GRK).

Diaz mengatakan bahwa peran Kementerian Ekologi tidak mengkooptasi tupoksinya Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK). Keberadaan Kementerian Ekologi juga memperkuat peran dan fungsi kementerian dan lembaga (K/L) di sektor lingkungan atau hal terkait dengan iklim.

“Lebih spesifik untuk mengatasi climate changes jadi Kementerian Ekologi ini memang berbeda, seharusnya dengan Kementerian KLHK dan tidak akan bentrok, saya rasa ini akan berjalan beriringan bersama,” katanya dalam acara peluncuran buku 'Dangerous Humans: Towards Zero eMission?’ di The Dharmawangsa, Jakarta, Jumat (24/11/2023).

Tak sampai di situ, Diaz juga mengusukan kepada pemerintah untuk menambahkan kurikulum terkaitclimate change atau perubahan iklim dalam dunia pendidikan, baik itu di sekolah maupun pesantren di Indonesia.

Diaz mengatakan, kurikulum tersebut bertujuan untuk dapat mengedukasi kepada generasi muda tentang pentingnya upaya bersama dalam mengatasi permasalahan perubahan iklim di dunia, terkhusus di Indonesia. Pasalnya kata Diaz, kendala yang dihadapi dalam menjaga iklim di Indonesia adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
Indonesia Sustainability...
Indonesia Sustainability 360 Forum Dorong Transformasi Ekonomi Berkelanjutan
Implementasi ESG, Dunia...
Implementasi ESG, Dunia Usaha Perlu Mitigasi Perubahan Iklim Secara Terukur
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Prabowo Minta Aparat...
Prabowo Minta Aparat Introspeksi Diri: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Rekomendasi
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
Infografis
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved