Ekonomi Global Terus Memburuk, Resesi Bisa Terjang Banyak Negara
Rabu, 29 November 2023 - 13:14 WIB
loading...
Ekonomi global terus memburuk sehingga berpotensi terjadinya resesi di banyak negara. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan ekonomi global terus memburuk sehingga berpotensi terjadinya resesi. Hal itu merupakan imbas dari perang hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
"Saya sampaikan situasi global masih penuh dengan ketidakpastian. Geopolitik juga tidak semakin baik, tetapi semakin memanas. Dampak perubahan iklim juga semakin nyata, semakin kelihatan dan kita rasakan semuanya," ungkap Jokowi dalam acara Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2024, Rabu (29/11/2023).
Baca Juga: Ekonomi Global Terus Memburuk, China Eropa dan AS Jadi Biang Kerok
Dia mengingatkan potensi resesi bisa menerjang banyak negara. Pasalnya ekonomi global tidak semakin mereda tapi justru semakin memburuk. "Sehingga saya mengingatkan pada kita semuanya, kita harus terus waspada dan berhati-hati," tambah Jokowi.
Dia mengingatkan bahwa alokasi DIPA dan alokasi TKD TA 2024 harus dilakukan secara disiplin dan tepat sasaran. Hal itu untuk mencegah penyalahgunaan anggaran. "Kedepankan transparansi dan akuntabilitas, jangan membuka celah sedikitpun untuk penyalahgunaan anggaran," tandas dia.
"Saya sampaikan situasi global masih penuh dengan ketidakpastian. Geopolitik juga tidak semakin baik, tetapi semakin memanas. Dampak perubahan iklim juga semakin nyata, semakin kelihatan dan kita rasakan semuanya," ungkap Jokowi dalam acara Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2024, Rabu (29/11/2023).
Baca Juga: Ekonomi Global Terus Memburuk, China Eropa dan AS Jadi Biang Kerok
Dia mengingatkan potensi resesi bisa menerjang banyak negara. Pasalnya ekonomi global tidak semakin mereda tapi justru semakin memburuk. "Sehingga saya mengingatkan pada kita semuanya, kita harus terus waspada dan berhati-hati," tambah Jokowi.
Dia mengingatkan bahwa alokasi DIPA dan alokasi TKD TA 2024 harus dilakukan secara disiplin dan tepat sasaran. Hal itu untuk mencegah penyalahgunaan anggaran. "Kedepankan transparansi dan akuntabilitas, jangan membuka celah sedikitpun untuk penyalahgunaan anggaran," tandas dia.
Lihat Juga :