alexametrics

Mengejar Optimisme Industri Furnitur

loading...
Mengejar Optimisme Industri Furnitur
Kalangan industri menargetkan ekspor furnitur tahun ini bisa mencapai US2,8 miliar. FOTO/IST
A+ A-
OPTIMISME kini tengah menyelimuti industri furnitur nasional. Ada target besar yang hendak dicapai industri furnitur, baik di tahun ini maupun tahun mendatang. Kalangan industri menargetkan ekspor furnitur tahun ini bisa mencapai US$2,8 miliar. "Kalau tahun ini, US$2 miliar untuk mebel dan US$800 juta untuk kerajinan," kata Abdul Sobur, Sekretaris Jenderal Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki), Senin pekan lalu (12/03/2018).

Sementara, target tahun depan lebih besar lagi, hampir dua kali lipat jika target tahun ini terealisasi. Pada 2019, Himki menargetkan ekspor sebesar US$5 miliar atau sekitar Rp68 triliun. Target tahun depan terdiri dari ekspor mebel sebesar US$3,6 miliar dan ekspor kerajinan yang mencapai US$1,4 miliar.

Ada sejumlah cara yang diyakini bisa mewujudkan optimisme tadi. Mulai dari pameran, sampai dengan memperbaiki aturan-aturan yang membelit. "Yang paling penting untuk pengusaha itu bisa pameran. Selebihnya, tugas negara untuk memperbaiki regulasi yang menghambat," tandas Sobur.

Upaya yang pertama memang tak terlalu sulit. Pemerintah dan industri kerap mengadakan berbagai pameran di dalam negeri yang bisa mengundang pembeli mancanegara. Di awal Maret ini saja, ada dua pameran furnitur skala internasional yang kelar digelar, yaitu Indonesia International Furniture Expo (IFEX) di Jakarta dan Jogja International Furniture dan Craft Fair Indonesia di Yogyakarta (Jifina).

Untuk berpameran di luar negeri, kendati mahal, pemerintah dan industri bahu-membahu untuk memperkenalkan produk-produk furnitur dan kerajinan Indonesia. "Untuk mencapai target tahun ini, berarti harus ada pameran-pameran lagi. Tentu kami akan meminta pameran di luar negeri di semua kontinental," kata Sobur.

Lalu apakah strategi pemerintah mampu mencapai target kenaikan ekspor furnitur Indonesia? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 03-07 Tahun 2018 yang terbit Senin (19/3/2018) hari ini.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak