Merespons Tantangan Ekonomi Ramadhan

Kamis, 30 April 2020 - 18:43 WIB
loading...
Merespons Tantangan...
William Henley (founder IndoSterling Group) menakar seperti apa langkah yang perlu dilakukan pemerintah demi menjamin ketenangan masyarakat selama bulan suci Ramadhan dari sisi perekonomian.
A A A
OLEH: WILLIAM HENLEY (FOUNDER INDOSTERLING GROUP) JAKARTA - "Tidak ada kemarakan di jalanan. Ruang masjid pun berada dalam keadaan sepi. Suasana Ramadhan yang berbeda dari tahun-tahun lalu, tapi kita jalani dengan penuh rasa syukur oleh kesempatan yang lebih lapang untuk beribadah."

Rangkaian kata demi kata di atas tertera di akun Twitter resmi Presiden Republik Indonesia atau yang akrab disapa Jokowi (@jokowi) pada Jumat, 24 April 2020. Ya, hari itu merupakan hari pertama bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di tanah air, menjalankan ibadah pada bulan suci tersebut.

Namun, sebagaimana dituliskan presiden, Ramadhan tahun ini memang berbeda. Keberadaan wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah menghadirkan sesuatu lain dalam berbagai lini kehidupan. Kendati demikian, denyut perekonomian tetap terasa jelang dan saat bulan suci ini.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya membendung penyebaran virus corona di sejumlah daerah tidak serta merta menghentikan geliat ekonomi. Transaksi jual beli dalam skala mikro hingga makro tampak begitu riil.

Lalu, bagaimana memotret Ramadhan tahun ini? Seperti apa langkah yang perlu dilakukan pemerintah demi menjamin ketenangan masyarakat selama bulan suci dari sisi perekonomian?

Jaga inflasi

Pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian masyarakat global. Menurut situs www.worldometers.info/coronavirus/ hingga Minggu, 26 April 2020, 02:31 GMT, sudah ada 2.921.201 kasus di seluruh dunia. Dari jumlah itu, sebanyak 203.289 meninggal dan 836.969 sembuh.

Di Indonesia, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat kasus terkonfirmasi sebanyak 8.607 di mana 1.042 sembuh dan 720 meninggal. Gugus Tugas juga melaporkan ada 206.911 orang dalam pemantauan (ODP) dan 19.084 pasien dalam pengawasan (PDP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Di Luar Kendali, Inflasi...
Di Luar Kendali, Inflasi AS Menggila Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Imbas Kenaikan Harga BBM
Kondisi Kelas Menengah,...
Kondisi Kelas Menengah, Saat Gaji Satu Pintu Tak Lagi Cukup
Inflasi April 0,13%,...
Inflasi April 0,13%, Dipicu Kenaikan Tarif Pesawat dan Bensin
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Fenomena Lipstick Effect...
Fenomena Lipstick Effect Viral, Ini Alasan Cafe dan Mall Tetap Penuh saat Ekonomi Sulit
Rekomendasi
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved