Pelindo IV Sinergi Bangun Kawasan Timur Indonesia
Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Untuk proyek PMN di Merauke, Pelindo IV membangun dermaga petikemas seluas 75 x 30 meter persegi dan pondasi fixed crane.
Baca juga: Pelindo IV-Perusda Kukar Jalin Kerja Sama Pandu dan Tunda Kapal
Melalui pembangunan yang dilaksanakan di pelabuhan Merauke, Pelindo IV berhasil meningkatkan kapasitas petikemas dari sebelumnya hanya mampu menampung sebanyak 30.000 TEUs per tahun, kini menjadi 100.000 TEUs per tahun atau terjadi peningkatan sebesar 233%.
“Peningkatannya sama dengan yang di pelabuhan Manokwari,” ucap Direktur Teknik Pelindo IV.
Kemudian, pembangunan infrastruktur terbesar yang juga hasil sinergi dengan BUMN lainnya adalah Makassar New Port atau yang sering disebut MNP. Proyek ini dibangun secara bertahap dan dibagi dalam beberapa paket pekerjaan dan seluruh pendanaannya menggunakan anggaran internal Pelindo IV. Di mana untuk Tahap I A yang total menyerap anggaran sebesar Rp2,51 triliun sudah di soft launching pada awal November 2018.
Saat ini, pembangunan MNP terus berproses dan berlanjut bahkan di tengah badai pandemi COVID-19, tentunya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan.
Progress teranyar MNP menurut Senior Manager Fasilitas Pelabuhan PT Pelindo IV, Arwin, kini sedang dilakukan pembangunan tahap lanjutan 2019 – 2022.
Berdasarkan catatan per 9 Agustus 2020, progress sudah mencapai 38,46% di mana kegiatan yang dilakukan adalah soil replacement dan reklamasi.
Baca juga: Terapkan Value Baru, Pelindo IV Teken Komitmen & Launching Waroeng Akhlak
Adapun lingkup konstruksi pembangunan MNP yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) dan dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP), serta diawasi oleh PT Yodya Karya (Persero) sebagai konsultan supervisi ini adalah, lahan reklamasi, CY menggunakan paving block, dermaga dengan sistem secant pile dan kedalaman yang dimiliki -16 mLWS.
Baca juga: Pelindo IV-Perusda Kukar Jalin Kerja Sama Pandu dan Tunda Kapal
Melalui pembangunan yang dilaksanakan di pelabuhan Merauke, Pelindo IV berhasil meningkatkan kapasitas petikemas dari sebelumnya hanya mampu menampung sebanyak 30.000 TEUs per tahun, kini menjadi 100.000 TEUs per tahun atau terjadi peningkatan sebesar 233%.
“Peningkatannya sama dengan yang di pelabuhan Manokwari,” ucap Direktur Teknik Pelindo IV.
Kemudian, pembangunan infrastruktur terbesar yang juga hasil sinergi dengan BUMN lainnya adalah Makassar New Port atau yang sering disebut MNP. Proyek ini dibangun secara bertahap dan dibagi dalam beberapa paket pekerjaan dan seluruh pendanaannya menggunakan anggaran internal Pelindo IV. Di mana untuk Tahap I A yang total menyerap anggaran sebesar Rp2,51 triliun sudah di soft launching pada awal November 2018.
Saat ini, pembangunan MNP terus berproses dan berlanjut bahkan di tengah badai pandemi COVID-19, tentunya dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan.
Progress teranyar MNP menurut Senior Manager Fasilitas Pelabuhan PT Pelindo IV, Arwin, kini sedang dilakukan pembangunan tahap lanjutan 2019 – 2022.
Berdasarkan catatan per 9 Agustus 2020, progress sudah mencapai 38,46% di mana kegiatan yang dilakukan adalah soil replacement dan reklamasi.
Baca juga: Terapkan Value Baru, Pelindo IV Teken Komitmen & Launching Waroeng Akhlak
Adapun lingkup konstruksi pembangunan MNP yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) dan dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP), serta diawasi oleh PT Yodya Karya (Persero) sebagai konsultan supervisi ini adalah, lahan reklamasi, CY menggunakan paving block, dermaga dengan sistem secant pile dan kedalaman yang dimiliki -16 mLWS.
(luq)
Lihat Juga :