Targetkan Pengangguran Terbuka 4,5% di 2025, Pemerintah Disebut Kepedean

Senin, 29 April 2024 - 15:08 WIB
loading...
Targetkan Pengangguran...
Target pemerintah menurunkan pengangguran terbuka hingga 4,5-5% di 2025 dinilai terlalu optimistis. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom senior sekaligus pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didin Damanhuri menilai pemerintah terlalu optimistis dengan target penurunan pengangguran terbuka di 2025 menjadi 4,5% sampai 5%. Variabel ekonomi Indonesia saat ini dinilai tidak mendukung pencapaian target pemerintah tersebut.

"Sepertinya itu over optimis ya karena berbagai variabelnya kurang mendukung," ujar Didin kepada MNC Portal, Senin (29/4/2024).

Baca Juga: Pengangguran di Indonesia Tembus 7,9 Juta Orang Sepanjang 2023

Guru besar Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menilai variabel disrupsi inflasi impor mendominasi di Indonesia. Terlebih, adanya kenaikan suku bunga acuan yang mengacu pada The Fed. "Kondisi tersebut mempengaruhi kurs rupiah sehingga cost of fund perusahaan-perusahaan yang berimbas pada tanggungan beban biaya lebih tinggi," tuturnya.

Didin menilai kenaikan suku bunga acuan juga berimplikasi pada pengurangan tenaga kerja yang sudah ada. "Artinya situasi saat ini lebih cenderung mengarah pada PHK. Jadi saya menilai ini terlalu optimis. Kalau bisa mempertahankan 5% rata-rata saja sudah bagus itu," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rekomendasi
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved