Lagi-lagi Masalah Klasik! Tumpang Tindih Regulasi Hambat Industri Rokok

Sabtu, 05 September 2020 - 15:23 WIB
loading...
Lagi-lagi Masalah Klasik!...
Tumpang Tindih Regulasi Masih Menjadi Masalah Klasik Menghambat Industri Rokok. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa industri hasil tembakau (IHT) menghadapi hambatan dalam lima tahun ke depan. Lagi-lagi masalah klasik, yakni tumpang tindih regulasi antar kementerian menghambat industri rokok untuk berkembang.

"Ada Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berperan sebagai stakeholders dominan dalam IHT," ungkap Susi dalam webinar Akurat.co yang bertajuk Menuju Roadmap Industri Hasil Tembakau yang Mengedepankan Kedaulatan dan Kemandirian Bangsa, di Jakarta, Sabtu (5/9/2020).

Baca Juga: Industri Rokok Dibunuh, Jutaan Pekerja Mau Ditaruh Dimana?

Semenjak ada pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berada dibawah koordinasi Kemenko PMK juga turut berkomunikasi secara intens dengan Kemenko Perekonomian. "Kami sering berkomunikasi dengan intens sekali karena selama ada Covid-19, aspek kesehatan juga ada di bawah kami. Ini bisa menjadi modal yang cukup baik, tapi pastinya ada posisi berbeda dari masing-masing kementerian itu dalam memandang IHT," lanjut Susi.

Pihaknya mengakui, empat kementerian ini susah berada pada posisi yang sama dalam membela konstituennya masing-masing.
"Kemenperin pasti mendukung IHT, lalu Kementan concernnya pada petani tembakau, cengkeh, dan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk IHT. Sementara Kemenkes pasti berfokus pada isu kesehatan. lalu Kemenkeu yang unik karena memandang dari aspek fiskal, terlebih cukai bukan instrumen revenuenya," terang Susi.

Baca Juga: Jadi Lumbung Cukai, Kemenperin: Industri Rokok Perlu Diselamatkan

Dia menyampaikan, peran Kemenko Perekonomian adalah mensinergikan keempat kementerian ini."Peran kami adalah mensinergikan hal-hal ini, pentingnya roadmap IHT adalah memberikan kepastian pada IHT itu sendiri, naik berapa persen, regulasi apa yang akan dikeluarkan, dan sebagainya. Pada intinya, bagi IHT, ini merupakan tantangan yang harus diselesaikan bersama," pungkas Susi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Rekomendasi
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved