RI Pasti Resesi, Ayo Pak Jokowi Genjot Lagi Konsumsi!

Jum'at, 25 September 2020 - 11:52 WIB
loading...
RI Pasti Resesi, Ayo...
Dengan adanya resesi, perlu langkah cepat dari pemerintah dalam rangka mendongkrak kembali konsumsi masyarakat. Foto/Dok SINDOphoto/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Indonesia hampir dipastikan akan mengalami resesi ekonomi pada kuartal III/2020. Hal ini dilihat dari berbagai faktor perekonomian nasional yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

VP Economist Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, dengan adanya ancaman resesi yang semakin mendekati kenyataan diperlukan langkah-langkah cepat dari pemerintah khususnya dalam rangka mendongkrak kembali konsumsi masyarakat.

"Ini yang saya pikir menjadi komponen terbesar sehingga aktivitas dari sisi produksi akan terungkit kalau sisi permintaan terdorong dengan stimulus-stimulus yang diberikan pemerintah," ujar Josua dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Wahai Pebisnis Hotel, Laksanakanlah Pernyataan Menko Airlangga Ini! )

Selain data pertumbuhan ekonomi, ada beberapa indikator lain yang mempengaruhi resesi atau tidaknya suatu negara, seperti tingkat pekerjaan, pendapatan domestik bruto, penjualan eceran grosir, dan produksi industri.

Josua menuturkan, jika dilihat dari perkembangan arus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau perusahaan yang merumahkan karyawannya sejak April lalu, ada potensi bahwa tingkat pengangguran cenderung akan meningkat. "Kita perkirakan tingkat rasio (PHK) sekitar 9 persenan," kata dia. (Baca juga: Gelombang PHK Pekerja Mal Kian Nyata Seiring Perpanjangan PSBB Jakarta )

Adapun terkait Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur dan retail sale, dia menyebut, dilihat dari data penjualan eceran masih terkontraksi sampai dengan Juli lalu. Dengan demikian, secara komprehensif sudah cukup terkonfirmasi Indonesia masuk jurang resesi. "Ditambah beberapa data lain selain data pertumbuhan ekonomi di kuartal III yang masih tumbuh negatif," ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Minyak Terbesar Dunia, di Mana Posisi Indonesia?
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Distribusi Konsumsi...
Distribusi Konsumsi Jemaah Haji 2026 di Madinah Kini Berbasis Digital
Periksa Makanan Jemaah...
Periksa Makanan Jemaah Haji Indonesia, BPOM: Penuhi Syarat, Aman dari Bahan Berbahaya
Rekomendasi
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved