Duh, Menkeu Akui Peneriman Pajak Real Estate Terus Anjlok

loading...
Duh, Menkeu Akui Peneriman Pajak Real Estate Terus Anjlok
Kemenkeu mencatat penerimaan pajak sektor konstruksi dan real estate terus turun akibat dampak pandemi. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak sektor konstruksi dan real estate terus turun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, penerimaan pajaknya hingga September 2020 mengalami kontraksi 19,6%.

"Pada September 2020 saja, kontraksi penerimaan pajaknya mencapai 48,59%, jauh lebih dalam dibandingkan dengan Agustus 2020 yang terkontraksi 28,77%," ujar Sri Mulyani dalam diskusi secara virtual, Senin (19/10/2020).

(Baca Juga: Digebukin Corona, Penerimaan Pajak Kliyengan)

Dia melanjutkan penerimaan pajak dari usaha transportasi pergudangan kembali mencatatkan kontraksi. Hingga September 2020, kontraksi penerimaan dari sektor ini mencapai 11,89%. Pada September 2020 saja, kontraksi penerimaan pajak dari sektor usaha ini mencapai 25,43%, lebih baik dibandingkan dengan capaian Agustus 2020 minus 34,19%.



"Sebetulnya bulan September mulai menunjukkan perbaikan meskipun masih di minus 25%. Kalau mobilitas masyarakat membaik, akan diterjemahkan dari volume transportasi pergudangan," imbuhnya.

Sebagai informasi, penerimaan pajak sektor perdagangan hingga akhir kuartal III/2020 juga mencatatkan kontraksi 18,42%. Khusus September 2020, penerimaan pajaknya terkontraksi 33,97%, sedikit lebih baik dibandingkan dengan posisi Agustus 2020 yang minus 22,27%.

(Baca Juga: REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate)

Sedangkan, penerimaan pajak dari sektor jasa keuangan dan asuransi hingga September 2020 terkontraksi 5,45%. Khusus September 2020 saja, kontraksinya sebesar 4,96% atau lebih baik dibandingkan capaian Agustus 2020 yang minus 20,23%.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top