Wabah Covid-19, Berpotensi Ganggu Investasi Tambang

Jum'at, 08 Mei 2020 - 08:13 WIB
loading...
Wabah Covid-19, Berpotensi...
PT Vale telah berupaya menjaga agar lini produksi terutama operasi tambang dan smelter tetap berjalan dengan tetap mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan pekerja serta lingkungan. Foto : Istimewa
A A A
MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel per 5 Mei merilis, jika nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan pada bulan Maret 2020 tercatat mencapai US$ 79,73 Juta.

Angka ini mengalami penurunan sebesar 19,03% bila dibandingkan nilai ekspor bulan Februari 2020 yang mencapai US$ 98,46 Juta. Selaras dengan hal itu, capaian Maret 2020 tercatat mengalami penurunan sebesar 10,25% dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 88,83 Juta.

Ada lima komoditas utama yang diekspor pada Maret 2020, nikel menjadi salah satu penyumbang ekspor terbesar di Sulsel. Pada triwulan I atau periode Januari hingga Maret 2020 tumbuh melambat, yakni hanya sebesar 3,07% saja.

Angka tersebut turun signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Sulsel di triwulan I 2019 lalu yang berada diatas 6%. Meski melambat, pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan I 2020 masih berada diatas rata-rata nasional yang hanya mencapai 2,97% saja.

Meskipun beberapa sektor penopang utama PDRB mengalami perlambatan, masih terdapat sektor lain yang justru mengalami pertumbuhan positif. Diantaranya sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 12,57%. Pertambangan tumbuh signifikan karena produksi nikel naik signifikan sebesar 38%, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Tak dipungkiri memang, sektor tambang memberikan kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel. Apalagi, dalam catatan ekspor nikel yang memberikan peran penting dalam penyumbang ekonomi Sulsel.

Adalah PT Vale Indonesia Tbk dengan base operasi di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel menjadi salah satu penggerak ekonomi tersebut. Kehadirannya mampu memberikan sumbangsih pendapatan tak hanya bagi pemerintah daerah di Luwu Timur, tapi juga di Sulsel pada umumnya.

Komitmen perseroan ini dalam tetap menjaga produksinya di tengah pandemic Covid-19 patut diapresiasi. PT Vale mencatatkan hingga akhir Kuartal I-2020, kinerja operasional PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) masih sangat baik. Hal tersebut tercermin pada pencapaian target produksi kuartal I-2020 sebanyak 17.614 ton Nikel dalam Matte.

Menurut Deputy CEO PT Vale Febriany Eddy, di tengah masalah pandemi Covid-19, hasil produksi kuartal I PT Vale lebih tinggi 35% dibanding volume produksi Kuartal I-2019.

Perusahaan yang didukung para kontraktor masih dapat menjalankan operasional dengan aman sesuai target, sehingga mampu menghasilkan volume produksi yang baik, .

“Sejauh ini dampak pandemic Covid19 masih dapat dikendalikan sehingga Perusahaan dapat terus beroperasi dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan kerja,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, PT Vale tetap memperhatikan kondisi aktual di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung yang belum dapat diprediksi kapan berakhirnya. Salah satunya adalah dengan menyiapkan perencanaan keberlangsungan bisnis untuk mengantisipasi dampak yang lebih serius terhadap operasional bila pandemi terjadi berkepanjangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Jaga Iklim Investasi...
Jaga Iklim Investasi di Bumi Nikel
PT Vale Bantu Bangun...
PT Vale Bantu Bangun RKB Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-Khairaat di Morowali
Pertandingkan Tiga Cabor,...
Pertandingkan Tiga Cabor, Vale Cup jadi Ajang Cetak Atlet Unggul
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Berita Terkini
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved