Sinergi dengan Kemendag, BNI Fokus Pemberdayaan UMKM Go Ekspor
Kamis, 05 November 2020 - 22:34 WIB
loading...
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kedua kiri) menyerahkan secara simbolis KUR kepada pelaku UMKM binaan Kemendag di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/11/2020). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersinergi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan dukungan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya yang merupakan binaan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag.
Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Jenderal PEN Kemendag Kasan dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/11/2020). Turut hadir pada kesempatan tersebut Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Kepala Disperindag Cirebon Maharani Dewi.
Agus Suparmanto menerangkan bahwa pemerintah telah merilis 8 cara untuk mendongkrak ekspor bagi UMKM. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan peningkatan daya saing produk, penguatan produk dalam pemenuhan standar internasional, pelatihan bagi eksportir baru, khususnya UMKM.
(Baca Juga: Terima Dirut BNI, Wamendag Jajaki Kerja Sama Pelatihan Keuangan Ekspor UMKM)
Kemudian, melalui relaksasi kebijakan ekspor-impor, kemudahan pengajuan Surat Keterangan Asal (KSA) ekspor melalui penerapan affect nature dan stamp dan meningkatkan fasilitas perdagangan melalui automatic authentication. Lalu, memfasilitasi pembiayaan ekspor melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan peningkatan fasilitas dan layanan informasi promosi ekspor, business matching, pemanfaatan TEI, peningkatan penguatan perdagangan dalam negeri.
Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Jenderal PEN Kemendag Kasan dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/11/2020). Turut hadir pada kesempatan tersebut Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Kepala Disperindag Cirebon Maharani Dewi.
Agus Suparmanto menerangkan bahwa pemerintah telah merilis 8 cara untuk mendongkrak ekspor bagi UMKM. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan peningkatan daya saing produk, penguatan produk dalam pemenuhan standar internasional, pelatihan bagi eksportir baru, khususnya UMKM.
(Baca Juga: Terima Dirut BNI, Wamendag Jajaki Kerja Sama Pelatihan Keuangan Ekspor UMKM)
Kemudian, melalui relaksasi kebijakan ekspor-impor, kemudahan pengajuan Surat Keterangan Asal (KSA) ekspor melalui penerapan affect nature dan stamp dan meningkatkan fasilitas perdagangan melalui automatic authentication. Lalu, memfasilitasi pembiayaan ekspor melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan peningkatan fasilitas dan layanan informasi promosi ekspor, business matching, pemanfaatan TEI, peningkatan penguatan perdagangan dalam negeri.
Lihat Juga :